Share

Lazio Tembus 3 Besar Klasemen Liga Italia 2022-2023, Maurizio Sarri Ogah Sombong

Fitradian Dimas Kurniawan, iNews · Rabu 25 Januari 2023 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 47 2752450 lazio-tembus-3-besar-klasemen-liga-italia-2022-2023-maurizio-sarri-ogah-sombong-cfXGUXikZq.JPG Maurizio Sarri ogah sombong usai Lazio tembus 3 besar klasemen sementara Liga Italia 2022-2023 (Foto: Reuters)

LAZIO berhasil meraih kemenangan telak atas AC Milan dengan skor 4-0 di lanjutan Liga Italia 2022-2023. Berkat kemenangan tersebut, Biancocelesti -julukan Lazio- kini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara. Kendati begitu, Maurizio Sarri ogah sombong.

Sebagaimana diketahui, Lazio sukses membuat AC Milan bertekuk lutut di Stadio Olimpico, Roma, Italia pada Rabu (25/1/2023). Biancocelesti yang tampil sebagai tuan rumah berhasil menunjukkan dominasi sejak menit awal laga.

Lazio vs AC Milan

Awal kemenangan Lazio sendiri dimulai dengan gol Sergej Milinkovic-Savic, saat laga baru berjalan 4 menit. Disusul kemudian dengan torehan Mattia Zaccagni (38), Luis Alberto (67) dan Felipe Anderson (75).

Dengan hasil ini, Lazio pun naik ke peringkat ketiga klasemen, dengan poin 37, sama seperti Inter Milan dan AS Roma. Mereka hanya terpaut satu angka dari AC Milan yang masih berada di posisi runner-up.

Sementara jarak dari pemimpin klasemen, Napoli, masih berada di 13 angka. Keadaan tersebut membuat beberapa pemain Lazio, seperti Milinkovic-Savic, mulai bermimpi merebut Scudetto -sebutan gelar Liga Italia.

Meski demikian, pelatih Lazio, Maurizio Sarri, tak mau terlalu gegabah. Tentu, merebut Scudetto adalah impian setiap tim Liga Italia. Namun, Sarri enggan melihat terlalu jauh ke depan.

Follow Berita Okezone di Google News

“Kami tidak boleh memiliki pemikiran seperti itu, hanya mimpi belaka. Seperti yang saya katakan, hal paling penting adalah fokus ke pertandingan selanjutnya,” kata Maurizio Sarri dikutip Football Italia.

Maurizio Sarri

Bukan tanpa alasan Sarri menilai demikian. Karena dia merasa Lazio kerap kehilangan momentum, setelah berhasil meraih hasil besar, seperti yang didapat usai mengalahkan AC Milan.

“Kami tidak boleh melihat keadaan jangka panjang. Kami harus menghadapi setiap pertandingan secara bertahap dan menjaga adrenalin seperti laga ini. Sayang, hal itu sering menjadi kelemahan kami,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini