“Kami tidak bermain untuk bertahan. Thailand ingin bermain dengan gayanya sendiri. Kami pergi ke lapangan untuk menang,” ujar Mano Polking.

Di sisi lain, Mano Polking mengakui bahwa Vietnam telah bermain bagus di pertemuan pertama. Terlebih, Nguyen Quang Hai cs bermain habis-habisan sampai titik darah penghabisan di hadapan pendukungnya sendiri sehingga bisa menyamakan kedudukan di menit akhir pertandingan.
"Vietnam bermain bagus di leg pertama, mengontrol bola selama sekitar 20 hingga 25 menit di pertandingan pertama. Mereka bertarung seperti pejuang, dengan semangat juang yang tidak pernah menyerah," pungkasnya.
(Reinaldy Darius)