Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil Sinisa Mihajlovic, Mantan Pelatih AC Milan yang Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun karena Leukemia

Quadiliba Al-Farabi , Jurnalis-Jum'at, 16 Desember 2022 |23:02 WIB
Profil Sinisa Mihajlovic, Mantan Pelatih AC Milan yang Meninggal Dunia di Usia 53 Tahun karena Leukemia
Profil Sinisa Mihajlovic, mantan pelatih AC Milan yang meninggal dunia karena sakit leukemia. (Foto: Instagram/@sinisamihajlovic_)
A
A
A

PROFIL Sinisa Mihajlovic, mantan pelatih AC Milan yang meninggal dunia di usia 53 tahun karena leukemia akan diulas Okezone. Kepergian Sinisa Mihajlovic tentunya memberi duka mendalam bagi dunia sepakbola.

Ya, kabar duka datang dari dunia sepakbola. Pada Jumat (16/12/2022) malam WIB, legenda Liga Italia yang sempat bermain untuk Lazio dan Inter Milan hingga menjadi pelatih AC Milan, Sinisa Mihajlovic, meninggal dunia.

Sinisa Mihajlovic

Mihajlovic meninggal di usia 53 tahun. Pria kelahiran Yugoslavia itu sebelumnya telah berjuang bertahun-tahun melawan sakit leukemia.

BACA JUGA: Hampir Pulih 100 Persen, Zlatan Ibrahimovic Diprediksi Akan Kembali Merumput Usai Jeda Internasional

Berdasarkan informasi, Mihajlovic divonis mengalami leukemia sejak 2019. Meski melawan sakit yang tak tertahankan, dia tetap bekerja sebagai pelatih untuk klub Italia, yakni Bologna.

Sinisa Mihajlovic tetap bertahan di Bologna hingga 2022. Namun kemudian, dia dipecat pada 6 September 2022 setelah rentetan hasil kurang baik.

Selain Bologna, Sinisa Mihajlovic pernah menukangi sejumlah klub elite lain di Eropa, khususnya Liga Italia. Lantas seperti apa jalan hidupnya?

Profil Sinisa Mihajlovic

Mihajlovic muda mengawali karier sepakbolanya di tim lokal Yugoslavia, yakni Borovo, pada 1986-1988. Pemain berposisi sebagai bek tengah ini kemudian dipinang klub kasta tertinggi negaranya, Vojvodina (1988 - 1990) dan Red Star Belgrade (1990-1992).

BACA JUGA: Breaking News: Mantan Pelatih AC Milan Sinisa Mihajlovic Meninggal Dunia

Dari sana, penampilannya terus berkembang dan mengejutkan. Sebab, Sinisa Mihajlovic terus menyumbang pundi-pundi gol saat bermain sebagai bek tengah. Hal itu pun membuat AS Roma tertarik untuk meminangnya.

Puncak karier Mihajlovic di Liga Italia justru terjadi bersama Lazio dan Inter Milan di kisaran 1998-2006. Dia berhasil membantu Lazio meraih Scudetto keduanya pada 1999-2000.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement