Share

Kementerian PUPR Susun Skema Rekonstruksi Stadion Kanjuruhan, Diproyeksi Jadi Tempat Latihan Piala Dunia U-20 2023

Avirista Midaada, Okezone · Senin 28 November 2022 04:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 51 2715915 kementerian-pupr-susun-skema-rekonstruksi-stadion-kanjuruhan-diproyeksi-jadi-tempat-latihan-piala-dunia-u-20-2023-jtoy2THPoV.jpg Stadion Kanjuruhan bakal direnovasi total (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)

MALANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyusun langsung skema rekonstruksi Stadion Kanjuruhan, Malang pasca tragedi 1 Oktober 2022 silam. Skema yang disusun itu nantinya bakal diporyeksikan untuk lapangan latihan Piala Dunia U-20 2023.

Direktur Prasarana Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Ir. Essy Asiah menuturkan, Stadion Kanjuruhan akan direkonstruksi secara menyeluruh, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Sport Ground Safety Authority (SGSA), dalam proses rekonstruksi total tersebut.

Stadion Kanjuruhan

Proses rekonstruksi nantinya juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas Stadion Kanjuruhan. Dengan tujuan sebagai arena pertandingan maupun tempat latihan kontestan Piala Dunia U-20 2023.

"Kedua, stadion yang memiliki risiko tinggi yakni memiliki jumlah suporter atau penonton terbanyak selama pertandingan Liga 1 dan Liga 2 berlangsung, serta ketiga memiliki kapasitas besar,” ujar Essy Asiah, melalui keterangan tertulisnya.

Salah satu yang perlu jadi perhatian Essy adalah pembagian kawasan stadion yang dibagi beberapa zonasi. Di mana pembagian zonasi antara perimeter luar dan perimeter dalam yang difungsikan untuk menyaring penonton yang akan masuk ke dalam kawasan stadion.

"Tribun penonton dipastikan memiliki zonasi kategori penonton VVIP,VIP dan Reguler dan jenis kursi yang digunakan harus berupa single seat untuk meningkatkan kenyamanan penonton,” ucapnya.

Pada pengaturan perimeter disebutkan Essy, setiap stadion akan diatur sistem zona satu hingga tiga. Sistem zona satu meliputi kawasan area di dalam stadion, zona dua meliputi kawasan area penyangga atau buffer zone dimana area penonton bertiket akan masuk di stadion.

Follow Berita Okezone di Google News

"Zona 3 meliputi kawasan paling luar area penonton, bagi mereka yang telah bertiket dan tidak bertiket serta masyarakat umum," kata dia.

Stadion Kanjuruhan

Proses evaluasi stadion juga disinggung diawali dari pelaksanaan operasional pembangunan dan pemeliharaan Stadion Kanjuruhan. Di mana ke depan pengelola harus memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten.

"Pengelola perlu diperkuat dengan manajer keamanan dan keselamatan, atau safety manager yang bertugas mengatur SOP (Standar Operasional Prosedur) keselamatan dan keamanan," bebernya.

Nantinya lanjut Essy, manajer pemeliharaan dan pengelolaan stadion yang bertugas mengatur SOP pemeliharaan dan pengelolaan stadion. Termasuk peralatan dan perlengkapan perawatan rumput lapangan sesuai dengan standar PSSI dan FIFA.

“Pada saat pelaksanaan pertandingan, terutama yang berskala besar dan memiliki risiko tinggi, tim pengelola perlu bekerja sama dengan panitia penyelenggara dan pihak terkait lainnya untuk mengoperasikan perangkat stadion," terangnya.

Sementara Komisaris Arema FC, Tatang Dwi Arifianto, mengapresiasi sosialisasi yang disampaikan oleh Kementerian PUPR, dikarenakan banyak materi yang dapat dipergunakan sebagai bahan evaluasi sekaligus masuk dalam kerangka program pemulihan Arema FC.

"Tentu yang disampaikan pemerintah untuk kebaikan ke depan dan Arema FC siap untuk bersinergi dengan pemerintah daerah yang memiliki infrastruktur stadion," kata Tatang.

Sementara itu, Piala Dunia U-20 2023 sendiri memang baru digelar tahun depan. Tepatnya pada 20 Mei sampai 11 Juni mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini