Share

5 Penyebab UEA Kalah 2-3 dari Timnas Indonesia U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Nomor 1 Salahkan Stadion Pakansari!

Ramdani Bur, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 51 2681543 5-penyebab-uea-kalah-2-3-dari-timnas-indonesia-u-17-di-kualifikasi-piala-asia-u-17-2023-nomor-1-salahkan-stadion-pakansari-sohHXNlG8P.JPG Berikut 5 penyebab UEA kalah 2-3 dari Timnas Indonesia U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. (Foto: Aldi Chandra/MNC Portal Indonesia)

SEBANYAK 5 penyebab Timnas Uni Emirat (UEA) U-17 kalah 2-3 dari Timnas Indonesia U-17 akan dibahas dalam artikel ini. Secara luar biasa, Timnas Indonesia U-17 menumbangkan salah satu tim Raksasa Asia di lanjutan Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang berlangsung di Stadion Pakansari pada Rabu, 5 Oktober 2022 malam WIB.

Gol-gol Timnas Indonesia U-17 dalam laga ini dilesakkan Muhammad Nabil Asyura pada menit 18 dan brace dari Arkhan Kaka (30’ dan 54). Lantas, apa saja penyebab UEA bisa tumbang di tangan skuad Garuda Asia?

Berikut 5 penyebab UEA kalah 2-3 dari Timnas Indonesia U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.

5. Kalah Detail

Timnas Indonesia u-17 vs UEA

PelatihTimnas UEA U-17, Alberto Gonzalez, mengakui timnya tumbang karena kalah detail. Timnas Indonesia U-17 disebutnya lebih sedikit membuat kesalahan ketimbang timnya.

“Jadi, tentang fakta ini, tim Indonesia memililki lebih sedikit kesalahan detail kecil daripada kami. karena itu, Indonesia cetak tiga gol, sayangnya kami tidak,” ucap Alberto Gonzalez dalam konferensi pers kelar laga.

“Kami mencoba di babak kedua, terutama di 15 menit terakhir ketika kondisi fisik pemain Indonesia lebih menurun. Kami mencoba menekan dengan striker untuk menyeimbangkan kedudukan, tetapi sayangnya, detail kecil menentukan,” lanjut juru taktik asal Spanyol ini.

4. Gagal Matikan Arkhan Kaka Putra

 Arkhan Kaka

Sebelum laga dimulai, Arkhan Kaka berstatus top skor sementara Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dengan koleksi empat gol. Seharusnya fakta itu dapat dijadikan tim kepelatihan UEA untuk mematikan penyerang milik Persis Solo ini.

Namun, kelincahan Arkhan Kaka sulit dihentikan UEA, hingga pemain nomor punggung 8 ini mencetak dua gol brilian. Alhasil, Arkhan Kaka untuk sementara masih berstatus sebagai top skor sementara Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dengan koleksi enam gol.

3. Pertahanan Rapat Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia u-17 vs UEA

Pertahanan Timnas Indonesia U-17 yang dikomandoi Muhammad Iqbal, membuat takjub pelatih Timnas UEA U-17, Alberto Gonzalez. Ia pun angkat topi dengan gaya pertahanan yang sudah diterapkan juru taktik Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti.

“Pertahanan Indonesia sangat bagus. Selamat untuk indonesia, kami kurang beruntung,” tegas Alberto Gonzales.

2. Sebanyak 3 Pemain Timnas Indonesia U-17 Menonjol

Timnas Indonesia u-17 vs UEA

Secara kolektif, permainan Timnas Indonesia U-17 sudah sangat baik. Namun, Alberto Gonzalez menggarisbawahi tiga nama pemain yang tampil brilian kontra UEA, yakni Arkhan Kaka, Muhammad Iqbal dan Figo Denish.

"Benar, ada beberapa pemain dari Timnas Indonesia U-16 nomor 21, penyerang nomor 8, dan 7. Pemain-pemain itu punya kualitas bagus dan bisa memberikan perbedaan," kata Alberto Gonzalez.

1. Stadion Pakansari

Stadion Pakansari

Alberto Gonzalez menilai kondisi rumput Stadion Pakansari yang kurang bagus, membuat timnya gagal memainkan permainan bola-bola bawah secara optimal. Padahal, umpan-umpan bawah merupakan strategi utama UEA untuk merusak pertahanan lawan.

Akibat rumput Stadion Pakansari yang buruk, tim-tim kebanyakan memainkan umpan-umpan direct atau long ball. Sayangnya, filosofi itu tak sesuai dengan gaya permainan UEA.

“Saya pikir tak menguntungkan bagi semua tim, tapi itu bisa menjadi pertimbangan. Kondisi ini (rumput Stadion Pakansari yang buruk) tak menguntungkan bagi tim yang ingin menguasai bola,” ucap Alberto Gonzalez dalam konferensi pers usai laga.

“Kalau tim jadi bermain direct, saya bisa mengerti, tetapi kami tidak. Kami adalah tim yang berambisi ingin mengendalikan pertandingan, mendominasi, ketika kondisi lapangan begini, tak menguntungkan. Bukan hanya bagi kami tapi untuk semua yang ingin bermain sepakbola,” lanjutnya.

“ini rekomendasi dari kami. juga untuk AFC. akan sangat menarik di masa depan jika kondisi rumput lebih baik,” tutupnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini