Share

Kisah Jorginho Bintang Chelsea yang Pernah Ditipu Agen dan Harus Hidup dengan Rp322 Ribu per Pekan

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Rabu 05 Oktober 2022 23:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 51 2681494 kisah-jorginho-bintang-chelsea-yang-pernah-ditipu-agen-dan-harus-hidup-dengan-rp322-ribu-per-pekan-xvdwKUew9k.jpg Kisah Jorginho bintang Cheslea yang pernah ditipu agen (Foto: Reuters)

KISAH Jorginho bintang Chelsea yang pernah ditipu agen dan harus hidup dengan Rp322 ribu per pekan akan dibahas dalam artikel ini. Memang tidak ada yang tahu bagaimana nasib seseorang akan berubah.

Begitu pula dengan Jorginho. Pemain gelandang asal Italia ini pernah hampir menyerah dan tak ingin bermain sepakbola lagi pada awal ia meniti karier. Perjalanan awal kariernya memang tak mudah.

Jorginho 

Bahkan, cenderung suram hingga hidup pas-pasan. Lantas, seperti apa kisah menyedihkan Jorginho ini?

Berikut Kisah Jorginho, bintang Chelsea yang pernah ditipu agen dan harus hidup dengan Rp322 ribu per pekan.

Kisah Jorginho bintang Chelsea yang pernah ditipu agen dan harus hidup dengan Rp322 ribu per pekan dimulai sejak ia berusia 15 tahun. Pemilik nama lengkap Jorge Luiz Frello Filho ini lahir di Imbituba, Brazil, pada 20 Desember 1991.

Kariernya dimulai ketika ia tengah mengikuti pertandingan di Brasil. Jorginho yang kala itu masih berusia 15 tahun bertemu dengan seorang agen pencari bakat.

Sang agen lalu membawanya ke sekolah sepakbola miliknya dan membuatnya mengikuti seleksi untuk bermain di tim muda Verona. Tak lama, Jorginho pun lolos seleksi dan segera pindah ke Italia. Saat itu Jorginho merasa senang karena apa yang ia lakukan sesuai dengan impiannya.

BACA JUGA:Kisah Tragis Nii Lamptey, Titisan Pele yang Kariernya Hancur karena Terkena Kutukan Mengerikan! 

Jorginho yang merasa mendapatkan pengalaman baru menjalankan rutinitasnya dengan tentram. Selama di Italia, kegiatannya adalah berlatih dan bersekolah. Rutinitas itu ia lakukan terus-menerus hingga 18 bulan.

Mirisnya, Jorginho hidup pas-pasan di sana. Bahkan diketahui, ia harus menjalani hidup dengan uang yang sangat minim, yaitu 20 Euro per minggu atau sekira Rp322.

“Saya hanya memiliki 20 euro per pekan untuk hidup dan saya tak bisa melakukan hal lain. Anda tak bisa melakukannya dengan uang sebesar itu, yang saya lakukan benar-benar hanya berlatih dan sekolah. Itu benar-benar berat," ungkap Jorginho dalam satu wawancaranya.

Perjuangan Jorginho terus berlanjut. Karena Verona belum masuk Serie A, maka ia bermain di tim muda lokal Baretti. Di sana ia bertemu seorang teman asal Brasil. Teman Jorginho saat itu kaget mengetahui Jorginho hanya hidup dengan 20 euro per minggu.

Jorginho

Dari sinilah ia menyadari jika dirinya selama ini ditipu agen yang membawanya. Mengetahui hal tersebut, Jorginho menelpon sang ibu sambil menangis. Ia mengatakan pada ibunya bahwa ia ingin pulang dan ingin menyerah.

Beruntung, sang ibu mencegah Jorginho untuk pulang. Ibunya memberikan semangat dan motivasi pada Jorginho agar tetap bertahan dan melanjutkan perjuangannya.

Benar saja, ia tetap bermain untuk Baretti dan pergi sebagai pemain pinjaman ke Sambonifacese, tim Serie C2. Ketika Verona mendapatkan promosi ke Serie B, Jorginho kembali ke sana. Meski sempat ditolak pelatih Verona, namun Direktur klub justru mendukung Jorginho mati-matian.

Setelah bertahan dengan Verona, ia rupanya dilirik oleh Napoli pada 2014. Setelah 4 tahun membela Napoli, Jorginho kemudian direkrut Chelsea.

Sampai akhirnya, Jorginho menjelma sebagai pemain yang berprestasi. Sejumlah trofi mentereng sudah pernah ia raih. Mulai dari Liga Eropa, Liga Champions, hingga Piala Dunia Klub.

Demikian Kisah Jorginho bintang Chelsea yang pernah ditipu agen dan harus hidup dengan Rp322 ribu per pekan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini