Share

Ikut Berduka atas Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Liga Spanyol Adakan Mengheningkan Cipta Sebelum Pertandingan

Rio Eristiawan, MNC Portal · Minggu 02 Oktober 2022 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 46 2679240 ikut-berduka-atas-kerusuhan-di-stadion-kanjuruhan-liga-spanyol-adakan-mengheningkan-cipta-sebelum-pertandingan-4TdXO79Mx3.jpg Kerusuhan terjadi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam pekan ke-11 Liga 1 2022-2023. (Foto: Avirista Midaada/MNC Portal Indonesia)

LIGA Spanyol ikut berduka atas insiden berdarah yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Sebagai bentu belasungkawa, Liga Spanyol pun akan mengadakan mengheningkan cipta selama 1 menit sebelum memulai pertandingan pada pekan ini.

"La Liga (Liga Spanyol) dan RFEF (Federasi Sepakbola Spanyol) telah menyepakati mengheningkan cipta selama satu menit untuk menunjukkan belasungkawa kepada masyarakat Indonesia, terutama kerabat mereka yang meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, di Pulau Jawa serta mendoakan agar mereka yang terluka cepat sembuh," tulis Liga Spanyol, dilansir dari laman resminya, Minggu (2/10/2022).

Tragedi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan

"Sebagai tanda hormat, akan dilakukan mengheningkan cipta selama satu menit pada semua pertandingan yang masih akan dimainkan pada matchday 7 La Liga Santander dan matchday 8 La Liga SmartBank (Divisi kedua Liga Spanyol),” sambungnya.

BACA JUGA: Presiden FIFA soal Insiden Berdarah di Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya: Hari yang Gelap untuk Dunia Sepakbola

“Sepakbola profesional menyampaikan belasungkawa dan mengungkapkan solidaritasnya untuk keluarga para korban," jelas keterangan La Liga.

BACA JUGA: Doa Mesut Ozil untuk Korban Kerusuhan di Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya: Semoga Ditempatkan di Tempat Paling Mulia

Sebagaimana diketahui, laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 berlangsung ricuh. Laga itu digelar di Stadion Kanjuruhan, Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB.

Hal tersebut tak lepas dari Aremania -julukan Arema FC- yang tidak puas dengan hasil akhir tim kesayangan. Pasalnya, Singo Edan -julukan Arema FC- harus menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya Surabaya di kandang sendiri.

Selepas pertandingan, Aremania masuk ke lapangan dan membuat kerusuhan pecah. Pihak keamanan yang berada di sekitar lapangan mencoba untuk mengamankan kondisi dengan terpaksa menembakkan gas air mata.

Tragedi di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan

Akibatnya, kondisi itu menimbulkan kepanikan dan membuat suporter berdesak-desakan untuk keluar stadion. Akibat insiden tersebut, sebanyak 130 korban meninggal dunia.

Sementara itu, imbas dari kerusuhan tersebut, Liga 1 2022-2023 harus dihentikan selama satu pekan. Arema FC mendapat hukuman tidak bisa menggelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan pada sisa musim ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini