Share

5 Penyebab Curacao Kalah 1-2 dari Timnas Indonesia, Nomor 1 Bikin Malu Liga Inggris!

Ramdani Bur, Okezone · Rabu 28 September 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 51 2676333 5-penyebab-curacao-kalah-1-2-dari-timnas-indonesia-nomor-1-bikin-malu-liga-inggris-Nob27LG7P7.jpg Berikut 5 penyebab Curacao kalah 1-2 dari Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)

SEBANYAK 5 penyebab Curacao kalah 1-2 dari Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2022 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Selasa 27 September 2022 malam WIIB akan dibahas dalam artikel ini. Untuk dua kali beruntun, Curacao kalah dari Timnas Indonesia.

Sebelumnya pada Sabtu 24 September 2022 malam WIB, Curacao kalah 2-3 dari Timnas Indonesia. Lantas, apa penyebab Curacao kalah 1-2 dari Timnas Indonesia, meski secara peringkat mereka di atas skuad Garuda?

Berikut penyebab Curacao kalah 1-2 dari Timnas Indonesia:

5. Kebobolan di Menit Awal

Timnas Indonesia vs Curacao

Ketika laga baru berjalan tiga menit, gawang Curacao sudah kebobolan. Sepakan rebound Witan Sulaeman, berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Dimas Drajad.

Gol di atas praktis memengaruhi psikologis para pemain Curacao. Terlebih, laga digelar di markas Timnas Indonesia, yakni Stadion Pakansari.

4. Shin Tae-yong Ubah Strategi

Shin Tae-yong

Di laga pertama, Shin Tae-yong mengandalkan formasi 3-4-3. Untuk laga semalam, Shin Tae-yong memilih menurunkan pola 4-2-3-1.

Perubahan pola permainan itu lumayan membingungkan pelatih Curacao, Remko Bicentini. Apalagi, perubahan pola itu membuat pemain Timnas Indonesia lebih banyak menumpuk di tengah sehingga membuat Curacao kesulitan menembus pertahanan tuan rumah.

3. Pertahanan Rapat Timnas Indonesia

Timnas Indonesia vs Curacao

Turun dengan pola 4-2-3-1 membuat pertahanan Timnas Indonesia jauh lebih rapat. Duo gelandang double pivot, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto sangat concern terhadap pertahanan.

Kehadiran dua pemain itu seakan membuat Timnas Indonesia memiliki enam bek. Namun, ketika menyerang, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya juga bisa diandalkan. Kredit khusus layak diberikan Rachmat Irianto yang bermain konsisten selama 90 menit.

2. Kurang Militan

Timnas Indonesia vs Curacao

Ketika pertandingan menyisakan 10 menit, pemain-pemain Curacao enggan meningkatkan intensitas serangan. Padahal, saat itu tenaga ekstra mesti mereka keluarkan, mengingat Curacao kalah jumlah pemain setelah Juninho Bacuna mendapat kartu merah pada menit 80.

Selain karena faktor kelelahan, frustrasi diprediksi menjadi salah satu alasan Leandro Bacuna dan kawan-kawan tampil kurang militant di sisa pertandingan.

1. Gagal Jaga Emosi

Timnas Indonesia vs Curacao

Sejumlah pemain Curacao bermain dengan emosi tinggi di sepanjang laga kontra Timnas Indonesia, terkhusus pemain-pemain berlabel bintang mereka seperti Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna.

Puncaknya terjadi pada menit 80, ketika Juninho Bacuna menerima kartu kuning kedua usai menjegal Marselino Ferdinan. Setelah mendapat kartu merah, Leandro Bacuna yang memperkuat Birmingham City juga membuat malu Liga Inggris.

Ia menendang botol ke arah tribun yang ditempati penonton! Selain Juninho Bacuna, Leandro Bacuna juga hampir menyerang Muhammad Ferrari ketika Juninho Bacuna terkena kartu merah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini