Share

Geram Cristiano Ronaldo Masih Bebas Usai Lakukan Kekerasan terhadap Anak Autis, sang Ibu: Dia Harus Dihukum!

Rivan Nasri Rachman, Okezone · Senin 26 September 2022 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 45 2675004 geram-cristiano-ronaldo-masih-bebas-usai-lakukan-kekerasan-terhadap-anak-autis-sang-ibu-dia-harus-dihukum-Zouw16SIWS.JPG Pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo. (Foto: Reuters)

LIVERPOOL – Insiden Cristiano Ronaldo membanting handphone penggemar Everton saat Manchester United bertandang ke Goodison Park ternyata masih berlanjut. Sebab ibu dari anak autis yang menjadi korban Ronaldo itu, yakni Sarah Kelly, tak terima megabintang Man United itu masih bisa bebas bermain dan tidak dihukum.

Seperti yang diketahui, sebelumnya sempat viral video Ronaldo membanting handphone penggemar Everton pada April 2022 lalu. Kala itu Ronaldo yang tampak kesal karena Man United kalah 0-1 di markas Everton tersebut meluapkan emosinya kepada penggemar yang berada di dekat lorong masuk ruang ganti pemain.

Diketahui, korban kekerasan yang dilakukan Ronaldo merupakan anak autis dan penggemar Everton yang bernama Jacob Kelly. Karena insiden itu, anak remaja berusia 14 tahun tersebut pun mengalami luka memar, tangan bengkak, dan handphone yang rusak.

Cristiano Ronaldo di lagha Everton vs Man United

Melakukan tindakan yang tak terpuji seperti itu, Ronaldo justru tak diberikan hukuman apa pun. Kelly jelas geram dan akhirnya membawa masalah itu ke meja hijau.

Setelah melakukan penyelidikan, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), akhirnya mendakwa kapten Timnas Portugal itu dengan pelanggaran Peraturan FA E33, terkait dengan perilaku "tidak pantas dan/atau kekerasan". Pihak kepolisian pun sebelumnya sudah memperingati Ronaldo untuk masalah penyerangan dan kerusakan kriminal.

Kendati demikian, Kelly tidak puas dengan sikap kepolisian tersebut yang menganggap hal tersebut hanya tamparan kecil saja. Kelly ingin Ronaldo dihukum seberat-beratnya karena telah memberikan trauma kepada anaknya.

“Semoga dia (Ronaldo) akhirnya mendapatkan hukuman yang tepat. Dia tidak bisa lolos begitu saja. Perilakunya tidak dapat diterima,” kata Sarah Kelly, mengutip dari Mirror, Senin (26/9/2022).

Hal yang membuat Kelly semakin geram karena Ronaldo seperti tak merasa bersalah sama sekali dengan anaknya. Bahkan handphone Jacob Kelly nantinya justru akan diganti oleh pihak kepolisian Merseyside.

“Dia seharusnya membayar untuk itu. Dialah yang menyebabkan semua ini. Ini membuat saya bingung, dia bisa menyerang seorang anak dan melanjutkan (hidup) seperti biasa. Bagaimana dia bisa tidur di malam hari mengetahui kesusahan yang dia alami? telah menyebabkan penggemar muda?" tambah Kelly.

Jacob, penggemar Everton yang jadi korban kekerasan Ronaldo

Ronaldo pun sebenarnya sudah mencoba meminta maaf dengan cara membayar denda sebesar 200 pounds atau sekira Rp3,2 juta. Namun, Kelly merasa itu bukanlah cara meminta maaf yang benar.

“Dia menawari kami untuk bertemu dengannya dan mengatakan dia menyesal tetapi mengatakan dia tidak melakukan kesalahan. Itu bukan permintaan maaf, itu penghinaan,” lanjut Kelly.

Sejauh ini kasus Ronaldo dengan fans Everton itu masih berlanjut. Tampaknya ibu Jacob Kelly belum merasa ada rasa bersalah dari Ronaldo atas insiden penyerangan terhadap anaknya tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini