KONFEDERASI Sepakbola Asia (AFC) bakal mengumumkan tuan rumah penyelenggaraan Piala Asia 2023 pada 17 Oktober 2022. Namun, petinggi AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menyatakan bahwa ada kemungkinan Piala Asia 2023 digelar pada 2024.
Datuk Seri Windsor Paul John selaku Sekretaris Jenderal AFC menjelaskan bahwa penundaan Piala Asia 2023 hingga 2024 bisa terjadi jika Qatar atau Australia terpilih menjadi tuan rumah. Pasalnya, penyelenggaraan harus menyesuaikan dengan cuaca di negara tersebut.

Sebagaimana diketahui, Qatar dan Australia ikut mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2023. Selain mereka, ada dua negara lain yang ikut bersaing menjadi tuan rumah, yakni Indonesia dan Korea Selatan.
Empat negara tersebut mendaftar menjadi tuan rumah Piala Asia 2023, setelah China memutuskan mundur sebagai tuan rumah. Pandemi Covid-19 yang masih menyerang negara itu menjadi penyebab utamanya.
AFC pun akan membuat keputusan soal status tuan rumah pada 17 Oktober 2022. Kini, pihak AFC pun sedang mengkaji setiap tawaran yang diberikan negara-negara tersebut, sebelum memilih yang terbaik untuk menggelar kompetisi ini.
"Negara-negara yang terlibat sedang menyiapkan buku penawaran. Setelah itu, kami akan mengirimkan tim untuk mengunjungi 4 negara untuk mengonfirmasi apa yang ditawarkan dalam buku penawaran sesuai dengan apa yang diulas selama kunjungan,” ujar Datuk Seri Windsor Paul John, sebagaimana dikutip dari Makan Bola, Selasa (9/8/2022).
Namun, Datuk Seri Windsor Paul John mengatakan bahwa persiapan penyelenggaraan bisa memakan waktu lebih panjang jika Qatar atau Australia yang dipilih menjadi tuan rumah. Pasalnya, ada perbedaan cuaca di sana.
Alhasil, Piala Asia 2023 bisa digelar pada 2024. Namun, jika Korea Selatan atau Indonesia yang terpilih, penyelenggaraan Piala Asia 2023 bisa tetap sesuai pada tahun depan, dengan diperkirakan berlangsung pada Juni atau Juli 2023.

"Jika negara Timur (Korea Selatan) dipilih, tanggal turnamen mungkin Juni atau Juli tahun depan,” jelas Datuk Seri Windsor Paul John.
“Jika Australia atau Qatar yang dipilih, tanggalnya akan diubah menjadi 2024 karena perbedaan cuaca,” pungkasnya saat ditemui di Kongres Tahunan Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM).
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.