Perjalanan Karier
Setelah bergabung bersama Tampines Rovers, Greg berhasil meraih juara dalam Liga Singapura 2004 dan Piala Singapura di tahun yang sama. Kala Tampines melakukan uji coba kontra Indonesia, Greg ditawari untuk bergabung bersama tim Persijatim.
"Usai pertandingan, Pak M. Zein yang juga Ketua Persijatim mengajak saya bermain di klubnya," Ungkapnya.
Greg tak menolak tawaran tersebut. Ia pun bergabung bersama Persijatim atau Sriwijaya FC. Dari situ, Greg mulai aktif menjajal beberapa klub, seperti Young Lions (2005) dan Warriors (2006)), PSIS Semarang (2006), PSMS Medan (2006-2007) Persis Solo (2007-2008) dan Persija Jakarta (2008-2009).
Sempat Bermain di Eropa
Di tahun 2008-2009, Greg Nwokolo sempat mencicipi permainan Eropa. Ia masuk ke dalam klub Olhanense di Liga Portugal. Di klub tersebut, ia bertemu dengan Paulo Sergio yang dulu bermain di Bali United.
Greg mampu bermain baik bersma Olhanense, sayangnya ia tak cocok dengan cuaca Eropa. Apalagi saat musim dingin. Karena itulah akhirnya ia memutuskan untuk kembali bermain di Indonesia.
Rival Terkuat
Kala bermain di Indonesia, Greg masuk ke dalam tim Persija Jakarta. Saat itu, Greg mengakui jika ia memiliki rival terkuat di lapangan hijau. Mereka adalah Victor Igbonefo dan Hamka Hamazah. Greg mengakui kemampuan kedua rivalnya ini memang sangat baik sebagai stoper.
Demikian Kisah Mantan Pemain Timnas, Greg Nwokolo Pamit Kuliah Tapi Malah jadi Pesepakbola Sukses Kaya Raya.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.