Share

Persib Bandung Tekuk Persebaya Surabaya 3-1, Robert Alberts Puji Mental Para Pemain

Iqbal Kukuh, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2022 07:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 49 2613706 persib-bandung-tekuk-persebaya-surabaya-3-1-robert-alberts-puji-mental-para-pemain-VrsxuEdG7y.jpg Laga Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2022. (Foto: Laman resmi Piala Presiden 2022)

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengomentari hasil laga melawan Persebaya Surabaya dalam babak penyisihan grup C Piala Presiden 2022. Sukses meraih kemenangan dengan skor 3-1, Robert Alberts pun memuji mental para pemain Persib Bandung.

Ya, Persib dihadapkan dengan Persebaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat 17 Juni 2022 malam WIB. Laga sendiri berjalan sengit.

Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

Sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol Leonardo Silva Lelis di menit ke-17, Persib Bandung berhasil comeback. Tiga gol tercipta lewat aksi Victor Igbonefo menit ke-26, Nick Kuipers menit ke-35, serta Ciro Alves pada menit ke-90+3.

BACA JUGA: Babak Pertama Usai, Persib Bandung Unggul 2-1 atas Persebaya Surabaya

"Kalau melihat jalannya pertandingan, kita bisa bangkit setelah kalah di babak pertama, dan kita bisa menyamai kedudukan,” ujar Robert Alberts seusai laga.

BACA JUGA: Hasil Persebaya Surabaya vs Persib Bandung di Piala Presiden 2022: Ngamuk, Maung Bandung Menang 3-1

“Di babak kedua, kita tahu bagaimana Persebaya memasukkan beberapa pemain supaya bisa lebih kuat lagi dalam menguasai bola dan memainkan area-area kecil, dan melakukan umpan terobosan,” sambungnya.

"Kita coba mengantisipasinya, dan kita bisa membuat kembali bisa mencetak gol, terutama gol yang menjadi gol yang membuat Persebaya tidak mempunyai harapan untuk bisa mengejar kedudukan," jelas Robert Alberts.

Robert menilai tidak hanya laga Persib Bandung, namun seluruh pertandingan di Piala Presiden 2022 memiliki intensitas tinggi. Menurutnya, hal tersebut sangat wajar mengingat kompetisi di Indonesia terhenti akibat pandemi Covid-19 serta baru mengizinkan penontoh hadir di stadion setelah dua tahun terakhir.

"Kalau saya bisa menganalisis, dan melihat bagaimana, bukan hanya pertandingan malam ini, tapi kita juga bisa melihat pertandingan yang lainnnya, pertandingan preseason, pertandingan dengan intensitas yang tinggi, penonton yang antusias untuk datang ke stadion untuk melihat pertandingan, dan tentunya pemain tidak ingin kalah,” jelas Robert Alberts.

"Mereka ingin memenangkan pertandingan dan itu sesuatu yang sangat normal, karena ada keinginan atau ambisi dari setiap tim untuk memenangkan pertandingan tetapi ini terlalu awal, kalau menurut saya ini terlalu awal," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini