Share

5 Pesepakbola Top yang Pilih Mualaf di Indonesia, Nomor 1 Sampai Mondok di Pesantren

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 30 Maret 2022 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 51 2570252 5-pesepakbola-top-yang-pilih-mualaf-di-indonesia-nomor-1-sampai-mondok-di-pesantren-cJgFjBD36O.jpg Carlos Raul (kiri), 1 dari sekian banyak pesepakbola top yang pilih mualaf di Indonesia. (Foto: Instagram/@jeparahariini)

SEBANYAK 5 pesepakbola top yang pilih mualaf di Indonesia akan dibahas dalam artikel ini. Kesempatan berkarier di Indonesia tak hanya dijadikan kesempatan untuk mengeruk uang, tapi juga untuk memperdalam ilmu agama.

Sejumlah pesepakbola top memilih menjadi mualaf atau memeluk agama Islam di Indonesia. Lantas, siapa saja pesepakbola yang dimaksud?

Berikut 5 pesepakbola top yang pilih mualaf di Indonesia:

5. Cristian Gonzales

Cristian Gonzales

Cristian Gonzales memutuskan menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Ia masuk agama Islam usai  menikahi perempuan asal Indonesia, Eva Nurida Siregar. Semenjak menjadi mualaf, Gonzales memiliki nama Islam yakni Mustafa Habibi.

Semenjak memeluk agama Islam, karier penyerang kelahiran Uruguay ini meningkat pesat. Tercatat setelahnya, Cristian Gonzales tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006 dan 2007-2008. Ia juga membantu Persik Kediri juara Liga Indonesia 2006.

4. Danilo Fernando

Danilo Fernando

Danilo Fernando merupakan salah satu pesepakbola asing terbaik yang pernah merumput di Indonesia. Ia tercatat meraih dua trofi Liga Indonesia bersama dua klub berbeda, yakni Persebaya Surabaya (2004) dan Persik Kediri (2006).

Pria yang kini berusia 42 tahun itu memilih menjadi mualaf pada 24 Januari 2008 atau ketika memperkuat Persik Kediri. Semenjak menjadi mualaf, ia pun mengubah namanya menjadi Muhammad Danilo Fernando.

3. Abanda Herman

Abanda Herman

Abanda Herman pernah membela dua klub Tanah Air yang memiliki rivalitas tinggi, yakni Persija Jakarta dan Persib Bandung. Namun, bek berpaspor Kamerun ini memilih menjadi mualaf ketika memperkuat Persib Bandung.

Ia resmi masuk agama Islam pada 18 April 2013 di Masjid Nurul Iman, Bandung. Abanda Herman memilih menjadi mualaf setelah mendapatkan ketenangan ketika melihat sejumlah pemain Persib Bandung menjalankan solat berjamaah.

2. Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra tiba di Indonesia pada 2012. Tiga tahun berselang, pemain yang kini merumput bersama Persib Bandung ini memutuskan menjadi mualaf. Keputusan itu diambil sebelum mempersunting sang istri, Resti Ayu Ferdina, pada 2012.

Seiring berjalannya waktu, Esteban Vizcarra mendapatkan status WNI pada 2018. Sayangnya, sejauh ini Esteban Vizcarra baru mencatatkan satu penampilan bersama Timnas Indonesia.

1. Carlos Raul Sciucatti

Carlos Raul Sciucatti

Carlos Raul Sciucatti sempat tujuh tahun (2008-2015) berkarier di Indonesia. Klub Indonesia terakhir yang dibela Carlos Raul Sciucatti adalah Mitra Kukar.

Ketika membela Mitra Kukar inilah, penyerang berpaspor Argentina ini memilih belajar agama Islam. Bahkan, pria yang kini berusia 36 tahun itu memilih belajar Islam di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Selama di Ponpen tersebut, Carlos banyak mempelajari agama Islam.

“Carlos merasa hatinya terpanggil untuk mempelajari Islam. Kini namanya menjadi Muhammad Carlos Raul. Kini dia ingin belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” bunyi pernyataan Ponpes Assalam Arya Kemuning di laman resmi mereka, Selasa (29/3/2022).

Setelah menjadi mualaf, Carlos pun mengubah namanya. Ia memegang nama Muhammad Carlos saat ini.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini