Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pesepakbola Berdarah Tionghoa yang Pernah membuat Indonesia Berjaya, Nomor 1 Pernah Main di Piala Dunia

Hakiki Tertiari , Jurnalis-Rabu, 16 Maret 2022 |16:45 WIB
5 Pesepakbola Berdarah Tionghoa yang Pernah membuat Indonesia Berjaya, Nomor 1 Pernah Main di Piala Dunia
5 pesepakbola berdarah Tionghoa yang pernah membuat Indonesia berjaya (Foto: Instagram/Nova Arianto)
A
A
A

SEBANYAK 5 pesepak bola berdarah Tionghoa yang pernah membuat Indonesia berjaya akan dibahas pada artikel ini. Sebagaimana diketahui, Indonesia dikenal kaya akan suku bangsa dan etnis beragam.

Jadi, tidak heran jika ada warga negara Indonesia berdarah Tionghoa yang tinggal di Tanah Air. Bahkan, warga Tionghoa tersebut pernah membantu sepak bola Indonesia berjaya di kancah internasional.

Siapakah pesepakbola yang dimaksud? Berikut 5 pesepakbola berdarah Tionghoa yang pernah membuat Indonesia berjaya.

5. Tan Liong Houw

Di urutan kelima ada Tan Liong Houw. Pemain berdarah Tionghoa ini dikenal mengerikan bermain di sektor kiri Timnas Indonesia. Pesepak bola dengan nama Indonesia, Latief Harris Tanoto itu membel klub Persija Jakarta saat itu.

Pria kelahiran 26 Juli 1930 itu sempat bikin gempar sepakbola dunia. Pemain ini merupakan salah satu keturanan Tionghoa yang memiliki prsetasi besar untuk Indonesia.

Ketika itu Timnas Indonesia bermain di Olimpiade Melbourne 1956. Pasukan Garuda saat itu, membuat Uni Soviet kewalahan menghadapi Indonesia. Pada ajang tersebut Indonesia mampu menembus perempatfinal.

Sayangnya, Indonesia tidak berhasil mencapai babak final. Namun, selepas itu, Tan Liong Houw berhasil menjuarai turnamen merdeka di Malaysia pada 1961.

4. Thio Him Tjiang

Kemudian ada Thio Him Tjiang, salah satu pesepakbola legenda di awal 1950-an. Ia merupakan pesepak bola satu angkatan dengan Tan Liong Houw. Kiprahnya di sepak bola Indonesia juga tidak diragukan.

Berangkat dari keluarga sepak bola membuat dirinya mudah untuk menggeluti olahraga ini. Thio Him Tjang memulai karier di UMS (Uniom Make Strenghth). Pemain yang lahir pada tahun 1929 ini, juga masuk dalam skuad Timnas Indonesia di Olimpiade Melbourne 1956.

Hampir tujuh tahun ia mengabdi untuk Timnas Indonesia. Meskipun saat itu gaji pemain sepak bola tidak sebesar sekarang, ia punya jiwa nasionalisme tinggi, yang membuatnya loyal kepada Merah-Putih.

3. Endang Witarsa

Endang Witarsa

Di urutan ketiga ada Endang Witarsa, pria berdarah Tionghoa yang lahir pada 16 Oktober 1916. Namanya begitu harum bersama Timnas Indonesia.

Hanya saja, karier sepak bola sebagai pemain tidak mentereng, seperti pemain yang disebutkan sebelumnya. Namun, Endang Witarsa mampu berbicara banyak ketika ia menjadi pelatih. Pria bernama asli Lim Sun Yu atau Liem Soen Joe memabawa setumpuk prestasi bagi Indonesia.

Mulai dari juara Piala Raja Thailand 1968, Merdeka Games 1969, Anniversary Cup 1969 dan Aghan Cup Pakistan. Bukan hanya itu, bakat melatihnya, mampu melahirkan legenda sepak bola Tanah Air. Sebut saja seperti Widodo C Putro, Rony Paslah, dan Surya Lesmana.

2. Nova Arianto

Nova Arianto

Kehebatan Nova Arianto memang tidak diragukan. Eks besk berpostur 183 cm ini kerap jadi andalan Timnas era 2008. Pria berkepala plontos ini jadi pilihan utama mengisi pos belakang Indonesia.

Nova Arianto sendiri merupakan salah satu keturunan Tionghoa yang sukses bersama Timnas Indonesia. Ia sempat mengantar Indonesia menembus Piala AFF 2008. Ia sudah membela Indonesia sebanyak 12 kali dan menyumbang satu gol dari periode 2008-2010.

Pada 2015 ia memutuskan pensiun dan beberapa kali menjadi asisten sejumlah klub di Indonesia. Namun, pada 2019 ia dipercaya menjadi asisten Timnas Indonesia hingga era kepelatihan Shin Tae-yong saat ini.

1. Tan Bing Mo Heng

Tan Bing Mo heng

Tan Bing Mo Heng merupakan titisan sejarah sepak bola Indonesia. Ia merupakan salah satu pemain, yang membela Indonesia (saat itu Hindia Belanda) di Piala Dunia 1938.

Meski belum mengusung nama negara Indonesia, hal itu tetap merupakan kebanggaan. Sayangnya, Tan Bing Mo Heng yang pada saat itu bermain sebagai penjaga gawang, belum berhasil mempersembahakan trofi Piala Dunia bagi Indonesia. Namun, aksinya harus diapresiasi. Sebab, ia bisa bermain di kompetisi besar di tengah derita penjajahan saat itu.

(Hakiki Tertiari )

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement