Share

Antonio Conte Mulai Ngeluh Tangani Tottenham Hotspur

Tino Satrio, Jurnalis · Sabtu 12 Februari 2022 03:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 45 2545931 antonio-conte-mulai-ngeluh-tangani-tottenham-hotspur-KlXKPw2g6Q.jpg Antonio Conte kala mendampingi Tottenham Hotspur berlaga. (Foto: Reuters)

LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte, mulai mengeluhkan sejumlah hal dalam melakoni pekerjaan barunya. Hal ini disampaikan usai Tottenham baru saja dipermalukan di kandang sendiri oleh Southampton.

Melawan Southampton dalam matchday ke-24 Liga Inggris 2021-2022, Tottenham kalah dengan skor 2-3. Antonio Conte pun mulai ngeluh dan akan fokus membenahi beberapa titik lemah.

Antonio Conte

Ya, meski bermain di depan publik sendiri, Harry Kane dan kawan-kawan tak mampu berbuat banyak. Mereka juga malah tampil ditekan hingga sulit mengembangkan permainan guna menciptakan peluang.

BACA JUGA: Meski Tottenham Takluk dari Chelsea, Antonio Conte Salut pada Perjuangan Pasukannya

Bagaimana tidak, hanya delapan peluang yang didapatkan jika menilik dari statistik dimana tiga yang hanya menjadi shots on target. Southampton sebagai tim tamu malah sukses mendapatkan 23 peluang.

BACA JUGA: Beri Dukungan, Conte Nilai Dele Alli Ambil Langkah Tepat dengan Gabung ke Everton

Bagi arsitek kenamaan asal Italia tersebut, The Lilywhites -julukan Totenham perlu meningkatkan stabilitas dari para pemainnya. Mereka tak boleh bermain angot-angotan agar bisa lebih kompetitif di berbagai kompetiisi.

"Kami harus meningkatkan. Jika kami ingin tumbuh dan kompetitif, hal pertama yang harus Anda tingkatkan adalah stabilitas. Tidak naik turun, naik turun.," kata Conte dikutip dari Mirror UK, Sabtu (12/2/2022).

Keluhannya tak hanya sampai di situ. Conte menyebut dirinya belum disuguhkan pemain yang diharapkannya. Baginya, memiliki Harry Kane dan Son Heung-min belumlah cukup untuk membuat tim kian menakutkan.

Laga Tottenham Hotspur vs Southampton

Eks pelatih Chelsea itu mengatakan masih membutuhkan pemain yang sarat pengalaman untuk memegang kendali permainan dalam tensi tinggi. Apa yang diharapkannya itu belum dimiliki oleh penggawa The Lilywhites saat ini.

"Kami harus meningkatkan. Juga, dalam sebuah tim, penting untuk memiliki pemain dengan pengalaman untuk mengelola situasi selama pertandingan," tutup pelatih berusia 52 tahun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini