Di sisi lain, hubungan tersebut hanya berlaku di luar lapangan saja. Mourinho sejatinya sangat berambisi untuk mengalahkan mantan klubnya tersebut meski berujung kekalahan yang menyakitkan.
Pun begitu, Mourinho juga tak kecewa dengan hasil akhirnya. Tammy Abraham dan kawan-kawan dinilai terus memberikan daya juang dan determinasi tinggi sepanjang babak hingga merepotkan tim tuan rumah.

Kekalahannya itu juga karena kehebatan tim racikan Simone Inzaghi yang brilian. Ia mengaku bahwa kualitas pertahanan sang lawan sangat solid hingga anak asuhnya sulit untuk memanfaatkan peluang.
"Kami tidak menciptakan banyak peluang, karena tentu saja Inter memiliki bek yang luar biasa, tetapi kami bermain bagus," tutup mantan pelatih Manchester United tersebut.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.