“Kami mengontrol, menekan dengan baik, merebut kembali bola di lini tengah, memiliki kualitas di sepertiga akhir lapangan,” sambungnya.
Jose Mourinho juga memiliki alasan kenapa anak asuhnya gagal mencetak gol meski mendapat sejumlah peluang. Tangguhnya bek Inter Milan yang diisi pemain berkualitas menjadi penyebabnya.

“Kami tidak menciptakan banyak peluang, karena tentu saja mereka (Inter Milan, red) memiliki bek yang luar biasa. Tetapi kami tetap bermain bagus,” imbuhnya.
Di sisi lain, arsitek berjuluk The Special One itu sedikit menyesal karena anak asuhnya telat panas. Mereka kehilangan fokus pada lima menit awal, yang menyebabkan Edin Dzeko mencetak gol dengan mudah pada menit kedua. Jika tak kecolongan lebih awal, ia pun yakin hasil pertandingan berbeda.
“Kami tidak dapat memenangkan pertandingan. Tetapi, jika kami mengantisipasi di lima menit pertama akan beda cerita. Saya melihat kami bermain sangat baik melawan Inter Milan yang sangat kuat,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Dua gol Inter Milan itu pada laga tersebut dicetak Edin Dzeko pada menit pertama dan Alexis Sanchez (68’). Berkat kemenangan ini Inter Milan lolos ke semifinal Coppa Italia 2021-2022, sedangkan langkah AS Roma terhenti.
(HTH)
(Ramdani Bur)