Demi Perbaiki Kualitas Sepakbola Tanah Air, Ketum Pemuda Perindo: Tiga Hal ini Harus Diperbaiki

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Jum'at 14 Januari 2022 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 49 2532295 demi-perbaiki-kualitas-sepakbola-tanah-air-ketum-pemuda-perindo-tiga-hal-ini-harus-diperbaiki-P2sP2LyS15.jpg Ketum Pemuda Perindo, Effendi Syahputra. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) Pemuda Perindo, Effendi Syahputra yakin sepakbola Indonesia bisa menjadi lebih baik jika segala hambatan yang menghalangi kemajuan kualitas kompetisi sepakbola Tanah Air bisa diatasi. Hal-hal yang menurutnya menjadi penghambat dan perlu diperbaiki itu terkait kualitas pelatih, pelatih lokal, dan pemain asing.

Partai Perindo menggelar acara Webinar untuk mendiskusikan masa depan sepak bola Indonesia, Jumat (14/1/2022). Acara berjudul “Setelah Final AFF, Apa yang Harus Dilakukan Timnas Indonesia?” itu turut dihadiri pula oleh legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto.

Effendi pun menyorot beberapa hal yang menjadi akar permasalahan penghambat kemajuan sepak bola Indonesia. Menurutnya, PSSI perlu membenahi kualitas wasit yang belakangan ini kerap disorot publik karena kinerjanya yang buruk.

Baca Juga: Pratama Arhan Dapat Beasiswa S1 dan S2 Usai Tampil Gacor Bersama Timnas Indonesia

Effendi Syahputra (Okezone)

“Perangkat wasit juga buruk sekali, banyak kejadian kontroversi, bagaimana mungkin pemain kita bermain dengan wasit kualitas seperti ini?” kata Effendi, Jumat (14/1/2022).

“Bagaimana mungkin pemain kita bermain dengan wasit kualitas seperti ini? ketika mereka tampil di ajang internasional dengan wasit berkualitas, ini akan menjadi petaka bagi kita,” sambungnya.

Selain kualtias wasit, Effendi juga menilai pemain asing yang berkarier di Liga 1 dan Liga 2 belum bisa menjadi contoh bagi pemain lokal. Selain itu, kualitas pelatih lokal yang berkarier di kompetisi domestik juga dinilai masih jauh dari kata berkualitas.

“Sistem kompetisi kita buruk, brand value liga juga gak sebanding karena kehadiran pemain asing yang kualitasnya sebenarnya kurang seberapa,” terangnya.

“Pelatih lokal kualitasnya juga masih timpang (dengan pelatih asing), kualitas pelatih juga perlu dibenahi,” imbuhnya.

Tentunya dengan memperbaiki kompetisi lokal, maka akan tumbuh pemain-pemain yang berkualitas. Dengan begitu para pemain yang mengisi skuad Timnas Indonesia nantinya akan jauh lebih baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini