5 Pemain Naturalisasi yang Sulit Dipanggil ke Timnas Indonesia Efek Omongan Shin Tae-yong

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 12 Januari 2022 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 51 2530899 5-pemain-naturalisasi-yang-sulit-dipanggil-ke-timnas-indonesia-efek-omongan-shin-tae-yong-bG9pKbJLxI.jpg Berikut 5 pemain naturalisasi yang sulit dipanggil ke Timnas Indonesia efek omongan Shin Tae-yong. (Foto: PSSI)

SEBANYAK 5 pemain naturalisasi diprediksi sulit dipanggil ke Timnas Indonesia efek omongan Shin Tae-yong. Sekadar informasi, Shin Tae-yong baru-baru ini hadir di podcast Deddy Corbuzier.

Ia mengaku menginginkan pemain-pemain yang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia wajib memiliki darah Indonesia. Contohnya seperti Sandy Walsh dan Jordi Amat yang proses naturalisasinya sedang berlangsung.

Shin Tae-yong

“Saya hanya menginginkan pemain dengan keturunan Indonesia (untuk dinaturalisasi kelak) dan bukan yang tak punya darah Indonesia. Itu bukan pemain dari warga negara lain yang pindah jadi warga negara Indonesia,” kata Shin Tae-yong dalam Podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier.

Lantas, ucapan Shin Tae-yong di atas membuatnya takkan memanggil lagi pemain-pemain naturalisasi yang tak memiliki darah Indonesia? Peluang itu ada. Mengingat, sejauh ini hanya Victor Igbonefo, pemain naturalisasi yang tak memiliki darah Indonesia tapi dipanggil ke skuad Garuda.

Berikut 5 pemain naturalisasi yang sulit dipanggil ke Timnas Indonesia efek omongan Shin Tae-yong:

5. Marc Klok (Belanda)

Marc Klok

Marc Klok merupakan gelandang andalan Persib Bandung di Liga 1 2021-2022. Dari 16 pertandingan, ia mengemas dua gol dan satu assist. Sempat mengaku memiliki darah Indonesia, namun Marc Klok tak bisa menunjukan dokumen tersebut kepada FIFA.

Alhasil, baru pada April 2022 atau setelah lima tahun tinggal di Indonesia, Marc Klok diizinkan membela skuad Garuda. Hanya saja, hal itu tak serta-merta membuat Marc Klok dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

4. Ilija Spasojevic (Montenegro)

Ilija Spasojevic

Ilija Spasojevic resmi menjadi WNI pada Oktober 2017. Status itu didapat setelah lima tahun berkarier di Indonesia. Penyerang asal Montenegro ini tampil garang bersama Bali United musim ini.

Dari 18 pertandingan di Liga 1 2021-2022, Ilija Spasojevic mengemas 14 gol. Hanya saja, catatan itu belum cukup menarik hati Shin Tae-yong untuk membawa penyerang 34 tahun itu ke Piala AFF 2020.

3. Esteban Vizcarra (Argentina)

Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra resmi menjadi WNI pada Maret 2018. Sama seperti Spasojevic, Esteban Vizcarra mendapatkan status ini setelah lebih dari lima tahun berturut-turut tinggal di Tanah Air.

Bersama Persib Bandung musim ini, pemain asal Argentina itu merupakan pemain andalan dengan catatan satu assist dari 16 pertandingan. Namun, Esteban Vizcarra yang tidak memiliki darah Indonesia, bisa saja mengganjalnya untuk kembali dipanggil ke Timnas Indonesia.

2. Greg Nwokolo (Nigeria)

Greg Nwokolo

Greg Nwokolo mendapatkan status WNI sejak 2011. Namun, pemain asal Nigeria ini tercatat baru delapan kali membela Timnas Indonesia.

Karena itu, kecil kesempatan Greg Nwokolo kembali membela Timnas Indonesia. Meski begitu, bukan berarti peluang membela Timnas Indonesia sudah tertutup. Andai Greg Nwokolo menggila di putaran kedua Liga 1 2021-2022 bersama Madura United, peluang berseragam skuad Garuda masih terbuka.

1. Beto Goncalves (Brasil)

Beto Goncalves

Usianya memang sudah 41 tahun, namun Beto Goncalves masih tampil tajam. Bersama Persis Solo di Liga 2 2021, ia mencetak 11 gol hanya dari 14 penampilan.

Beto Goncalves sendiri mendapatkan status WNI sejak Maret 2018. Sejauh ini ia 12 kali membela Timnas Indonesia dengan koleksi 10 gol.

Melihat catatan impresif di atas, akankah Shin Tae-yong tertarik memanggil Beto Goncalves untuk FIFA Matchday Januari dan Kualifikasi Piala Asia 2023? Menarik untuk dinantikan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini