5 Pemain Keturunan yang Tolak Bela Timnas Indonesia, Nomor 1 Jebolan Juventus

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 11 Januari 2022 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 11 51 2530312 5-pemain-keturunan-yang-tolak-bela-timnas-indonesia-nomor-1-jebolan-juventus-58kveNjuAn.jpg Kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi. (Foto: Instagram/emil_audero)

PSSI saat ini tengah mencari pemain keturunan Indonesia yang bisa dan mau dinaturalisasi. Sebab pelatih Shin Tae-yong memang ingin memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia dengan menambah kekuatan dari pemain luar negeri, khususnya Eropa, yang memiliki darah Tanah Air.

Banyak pemain keturunan Indonesia yang terlihat tertarik dengan program PSSI tersebut, tapi ternyata ada beberapa pesepakbola yang memilih menolak penawaran untuk dinaturaliasi. Mereka yang menolak memilih tetap mempertahankan kewarganegaraan tempat mereka lahir atau tumbuh besar ketimbang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Lantas siapa saja pesepakbola yang menolak dinaturalisai itu?

Berikut 5 Pemain Keturunan yang Tolak Bela Timnas Indonesia:

5. Andri Syahputra

Andri Syahputra

Bila dilihat dari namanya, maka jelas Andri seperti nama kebanyakan di Indonesia. Namun sayang, ia tak berminat membela Timnas Indonesia dan justru memilih bermain untuk Timnas Qatar.

Pada 2017 silam, sejatinya Andri sudah dipanggil untuk membela Timnas Indonsia U-19. Namun ia menolak karena alasan pendidikan. Tapi, diam-diam pemain yang kini membela Al-Gharafa di Liga Qatar itu justru bermain untuk Timnas Qatar.

4. Khuwailid Mustafa

Khuwailid Mustafa

Mustafa merupakan pemain keturunan Indonesia yang berasal dari Aceh. Meski besar di Qatar, Mustafa nyatanya lahir di Lhokseumawe pada 29 Januari 2000. Ia baru pindah ke Qatar ketika usianya beranjak lima tahun.

Sama seperti Andri, Mustafa sempat dipanggil untuk membela Timnas Indonesia, namun ia menolak. Pada saat itu, keputusan Mustafa menolak panggilan membela skuad Garuda pun viral di media sosial.

3. Daniel Klein

Daniel Klein

Daniel Klein merupakan pemain keturunan yang memiliki darah Bali dari ibunya. Ia kini bermain di Liga Jerman dan membela FC Augsburg.

Tentunya dengan pengalaman Klein itu, Timnas Indonesia akan sangat diuntungkan jika ia bergabung. Namun, secara mengejutkan Klein justru secara terbuka di media sosial menolak untuk bermain bersama Timnas Indonesia dan memilih fokus di Timnas Jerman.

2. Jayden Oosterwolde

Jayden Oosterwolde

Shin Tae-yong pernah tertarik dengan Oosterwolde untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19. Namun, ajakan Shin Tae-yong dimentahkan begitu saja karena Oosterwolde lebih memilih membela Timnas Belanda.

โ€œMelalui agen saya, saya sudah mengatakan saat ini saya fokus untuk membela Timnas Belanda. Indonesia dan Suriname belum masuk pertimbangan saya. Saya selalu bermimpi untuk Timnas Belanda dan saya sedang mengejarnya,โ€ ujar Oosterwolde mengutip dari media Belanda, ELF Voetbol.

Bila melihat pernyataan di atas, Oosterwolde memang memiliki darah Suriname. Namun, nyatanya ia tak tertarik membela negara tempat kedua orang tuanya berasal, yakni Indonesia dan Suriname.

1. Emil Audero Mulyadi

Emil Audero Mulyadi

Mulyadi, tentu orang-orang Indonesia akan tahu bahwa nama tersebut sering terdengar digunakan di Indonesia. Emil sendiri diketahui lahir di Indonesia, tepatnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 18 Januari 1997.

Ayah Emil adalah orang Indonesia bernama Edy Mulyadi, sedangkan ibunya bernama Antonela Audero. Emil pun pernah dipanggil Timnas Indonesia pada 2016 silam. Namun, ia dengan tegas menolaknya.

Alasannya karena Emil ingin fokus membangun kariernya di Italia. Saat ini Emil bermain di Liga Italia bersama Sampdoria. Ia pun pernah berkesempatan bermain bersama Juventus pada periode 2015-2019. Bahkan sedari 2008, sejatinya Emil sudah berada di akademi Juventus.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini