Misal seperti menghadapi Vietnam pada 15 Desember kemarin, Tae-yong menuntut anak asuhnya untuk bertahan lebih dalam. Mengingat, Vietnam memiliki kecepatan dan skill individual yang merepotkan jika diladeni dengan permainan terbuka.

Alhasil, rencana pelatih berusia 52 tahun pun berjalan mulus dan berhasil menahan tim berjuluk The Golden Star dengan skor 0-0. Namun, skema itu sampai membuat skuad asuhan Park Hang-seo frustrasi.
Tentunya untuk laga melawan Malaysia Tae-yong sudah menyiapkan strategi yang berbeda. Jadi, menarik menantikan apa yang direncanakan mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu pada pada saat melawan Malaysia nanti.
(Rivan Nasri Rachman)