Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dipaksa Karantina oleh Pemerintah Singapura, Elkan Baggott Tak Bisa Bela Timnas Indonesia di Laga Kontra Vietnam

Fitradian Dimas Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 14 Desember 2021 |17:51 WIB
Dipaksa Karantina oleh Pemerintah Singapura, Elkan Baggott Tak Bisa Bela Timnas Indonesia di Laga Kontra Vietnam
Pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott. (Foto: PSSI)
A
A
A

SINGAPURA - Elkan Baggott dikabarkan tak bisa membela Tim Nasional (Timnas) Indonesia saat menghadapi Vietnam di laga lanjutan Grup B Piala AFF 2020 pada Rabu 15 Desember 2021. Alasannya karena Baggott dipaksa Pemerintah Singapura untuk menjalani karantina.

Elkan harus dikarantina karena saat terbang dari London ke Singapura, terdapat penumpang yang positif Covid-19 varian baru Omicron. Hal itu pun membuat pemerintah Singapura melalui Kementerian Kesehatan mengirimkan surat kepada Elkan agar pemain tersebut melakukan karantina hingga 18 Desember.

Hal tersebut pun membuat kaget Direktur Teknik, Indra Sjafri. Dia tengah berupaya untuk negosiasi agar Elkan diperkenankan untuk bermain menghadapi Vietnam.

Baca Juga: Prediksi Line Up Timnas Indonesia vs Vietnam: Elkan Baggott Absen, Fachrudin Aryantio Siap Dipercaya?

Elkan Baggott

“Kenapa mendadak Elkan harus dikarantina? Dia sudah tiga kali menjalani tes PCR di sini serta sudah melakukan aktivitas bersama tim dan bermain melawan Laos,” kata Indra Sjafri, Selasa (14/12/2021).

Keputusan ini tentu membingungkan. Apalagi seluruh peserta Piala AFF 2020 menjalani bubble yang sangat ketat. Belum lagi Elkan sebelumnya juga sudah tampil saat jumpa Laos.

“Kami di sini juga mengikuti turnamen Piala AFF 2020 dengan sistem bubble. Tentu aktivitas tim hanya di hotel, lapangan dan stadion tempat bertanding. Kami masuk ke Singapura juga tidak seperti warga umum lainnya karena menggunakan surat izin dari MTI (Ministry of Trade & Industry),” ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement