Sang juru taktik mengaku sudah berusaha mengubah permainan, mengganti pemain, termasuk memotivasi para pemain. Tapi, hal itu tak berdampak signifikan. Alih-alih mencetak gol, Persib justru kemasukan dua gol tambahan.
"Kenyataannya mereka (Persebaya) menang dengan tiga poin dan tiga gol," sesal pria asal Belanda tersebut.

Dia sendiri tak menduga Persib bisa kalah dengan skor telak. Sebab, selama ini Persib merupakan tim paling sulit dijebol gawang lawan di Liga 1. Namun, Persebaya menghancurkan catatan apik tersebut.
"Tentunya betul-betul kecewa, apalagi kita selama ini bisa dikatakan mempunyai pertahanan yang cukup bagus," ucap Robert.
Dalam laga tersebut, menurutnya para pemain kehilangan fokus, terutama setelah kebobolan gol pertama. Setelah itu, fokus pemain tak kembali, malah bertambah buruk.
"Karena kita kurang fokus, akhirnya kita mendapatkan pukulan telak seperti ini," tandas Robert.
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.