Dugaan Pengaturan Skor di Liga Indonesia Merebak, DPR Sindir PT LIB

Kiswondari, Jurnalis · Selasa 07 Desember 2021 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 49 2513104 dugaan-pengaturan-skor-di-liga-indonesia-merebak-dpr-sindir-pt-lib-Ftc6kJj4PI.jpg Laga Perserang Serang vs RANS Cilegon FC sempat ditengarai ada pengaturan skor. (Foto: Instagram/@rans.cilegon.official)

JAKARTA – Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Bramantyo Suwondo, menyesalkan masih adanya dugaan pengaturan skor di Indonesia, khususnya di Liga 2 dan Liga 3 yang berlangsung di berbagai daerah. Karena itu, Bramantyo tak segan meminta PSSI selaku induk organisasi sepakbola Indonesia dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang bertindak sebagai operator kompetisi untuk benar-benar menjalankan tugasnya.

Pengawasan yang lebih ketat serta sanksi yang berat bagi pelaku pengaturan skor sangat diperlukan. Diperlukan juga ketegasan dalam menerapkan ini.

Perserang Serang

(Lima pemain Perserang Serang dipecat karena diduga terlibat pengaturan skor)

Terlebih jika ditengarai terjadi pengaturan skor. Sebab, pengaturan skor ini sangat menghambat perkembangan industri olahraga untuk menjadi lebih besar lagi.

"Diharapkan PSSI dan Liga Indonesia (PT LIB) bisa lebih mengetatkan pengawasannya agar tercipta liga bola yang kondusif," kata Bramantyo saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (7/12/2021).

"Hal ini sangat bertentangan dengan nilai mendasar dari olahraga yaitu sportivitas di mana individu dan tim bisa saling menghormati dan berkompetisi secara sehat," lanjut keponakan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

BACA JUGA: DPR: Usut Tuntas Dugaan Pengaturan Skor di Liga Indonesia

Karena itu, kata Bramantyo Komisi X DPR mendorong pembangunan industri olahraga di berbagai cabor, dan untuk memcapai itu diperlukan juga kompetisi-kompetisi olahraga yang sehat. Dengan begitu, basis dukungan masyarakat (fanbase) terhadap klub olahraga di Tanah Air semakin besar juga.

"Tentunya pembangunan industri olahraga membutuhkan jalannya kompetisi olahraga yang sehat agar terciptanya pertandingan-pertandingan sengit dan membangun fanbase-fanbase olahraga yang semakin besar lagi," lanjut legislator Dapil Jawa Tengah VI ini.

PT LIB

(PT LIB selaku operator kompetisi Liga Indonesia. (Foto: PT LIB)

Sebelumnya, Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman kepada mantan lima pemain Perserang Serang yang terlibat kasus dugaan pengaturan skor. Sebanyak lima eks pemain Perserang Serang yang dimaksud adalah Eka Dwi Susanto, Fandy Edy, Ade Ivan Hafilah, Ivan Juliyandhi dan Aray Suhendri.

Sekadar informasi, kelima pemain ini diduga terlibat pengaturan skor pada laga Perserang Serang vs RANS Cilegon FC di lanjutan Liga 2 2021. Mereka terlibat dalam percobaan suap untuk mengatur skor pada laga RANS Cilegon FC vs Perserang Serang yang dijanjikan seseorang melalui telefon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini