5 Perubahan yang Dibuat Ralf Rangnick untuk Manchester United, Nomor 1 Buat Setan Merah Ditakuti Lawan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 45 2511650 5-perubahan-yang-dibuat-ralf-rangnick-untuk-manchester-united-nomor-1-buat-setan-merah-ditakuti-lawan-4S0LcFzX1F.jpg Ralf Rangnick. (Foto: Twitter/ManUtd)

KEHADIRAN Ralf Rangnick sebagai pelatih Manchester United disebut sebagai salah satu hal yang paling menarik untuk dinantikan hasilnya. Sebab sekali pun hanya berstatus sebagai pelatih sementara saja sampai musim 2021-2022 berakhir, Rangnick dipercaya bisa memberikan perubahan untuk Setan Merah.

Perubahan yang dimaksud bukan hanya masalah dari hasil buruk ke hasil posiitf, tapi juga banyak yang bisa dibuat berbeda oleh pelatihb asal Jerman tersebut. Diprediksi kehadiran Rangnick sedikit mengubah apa yang ada di Man United untuk bisa memperkuat tim tersebut. Apa saja perubahan itu?

Berikut 5 Perubahan yang Dibuat Ralf Rangnick untuk Manchester United, Mengutip dari Sportskeeda:

5. Rangnick Bakal Terapkan Formasi yang Berbeda

Ralf Rangnick. Twitter/ManUtd

Selama ditangani Ole Gunnar Solskjaer, Man United lebih banyak bermain denganf ormasi 4-2-3-1. Sangat jarang Man United berganti formasi, sekalinya diubah ke 3-4-1-2, hasilnya tetap tak memberikan senyuman untul Solskjaer di akhir pertandingan.

Ralf Rangnick sendiri adalah pengagum berat formasi 4-2-2-2 yang melibatkan penggunaan pemain sayap atay playmaker untuk bermain lebih terpusat. Dia juga menyukai formasi 4-3-3 dengan seorang gelandang bertahan dan dua gelandang tengah.

Juru taktik asal Jerman itu juga mampu menggunakan formasi berlian 4-4-2 jika diperlukan. Jadi, ada banyak opsi yang bisa dimainkan Man United saat dilatih Rangnick.

Tentu saja, formasi akan tergantung pada lawan dan ketersediaan pemain, tetapi itu akan membantu Manchester United menjadi tidak dapat diprediksi.

4. Rangnick Saling Hubungkan Permainan Man United

Ralf Rangnick. Twitter/ManUtd

Man United memiliki banyak talenta yang menjanjikan, sayangnya banyak yang menilai Man United kurang kompak. Sehingga permainan Man United terasa kurang terhubung dengan baik.

Rangnick sendiri dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan para pemain dan mau para pemainnya saling terhubung saat bermain. Jika saja Man United dapat bermain kompak dan mampu menerapkan permainan pendek dengan umpan satu dua, maka hal itu jelas menjadi tanda bahaya untuk klub lain.

Pasalnya Man United memiliki banyak sekali pemain dengan kualitas individu yang baik untuk dapat bermain dengan umpan-umpan pendek.

3. Man United Mungkin Bakal Jarang Bermain Umpan Silang

Ralf Rangnick. Twitter/ManUtd

Rangnick akan menghadirkan gaya permainan yang berbeda di Man United. Dari sekian banyak cara menciptakan gol, mungkin aksi umpan silang akan jarang terlihat. Sebab Rangnick dikenal lebih suka bermain menyerang dari sisi tengah.

Man United sering dikritik karena memiliki gaya bermain yang terlalu monoton dengan pendekatan mereka. Mereka kerap menggunakan pemain sayap untuk memberikan umpan silang secara terus menerus tanpa menambahkan perubaha menyerang. Hal ini membuat lebih mudah bagi lawan untuk mempertahankan diri.

Tim Ralf Rangnick dikenal tidak dapat diprediksi dengan pendekatan menyerang mereka. Sebuah bola panjang atau umpan terobosan dari belakang bisa memicu serangan dan begitu juga seorang gelandang dengan menciptakannya di sepertiga akhir.

Pemain Jerman itu menggunakan full-backnya untuk bertindak sebagai pemain sayap ketika wingernya bergerak ke tengah, sehingga menyulitkan bek lawan untuk menjaga dan mempertahankan serangan. Dengan dia sebagai manajer mereka, Manchester United akan menjadi tim yang dinamis dalam menyerang.

2. Bermain dengan Direct Fooball

Ralf Rangnick. Twitter/ManUtd

Fans Manchester United sudah terbiasa menyaksikan permainan direct football atau sepakbola langsung dan menyerang dari klub mereka di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson. Sejak pelatih asal Skotlandia itu pensiun, permainan Setan Merah berubah dan terlihat tidak sebebas dulu.

Ralf Rangnick dipercaya dapat mengembalikan itu semua. Pelatih asal Jerman itu tidak suka pemainnya melakukan operan menyamping atau ke belakang. Para pemain Manchester United telah bersalah karena melakukan banyak umpan balik ke pemain bertahan atau pemain di samping.

Rangnick dipercaya akan menghilangkan permainan seperti. Dia akan menghasut para pemainnya untuk melakukan umpan-umpan panjang di mana para strikernya akan menunggu untuk berlari di bahu pertahanan lawan. Dia pasti mendorong para pemainnya untuk lebih kreatif dan berani, yang sangat dibutuhkan di Manchester United musim ini.

1. Gegenpressing

Ralf Rangnick

Ralf Rangnick adalah penemu taktik yang dikenal sebagai Gegenpressing. Strateginya melibatkan menekan lawan segera setelah bola hilang dari penguasaan, bahkan jika itu berarti menekan secara intens di separuh lapangan lawan.

Salah satu tim terbaik yang menjalankan taktik ini adalah Liverpool asuhan Jurgen Klopp. Mantan manajer Dortmund itu terinspirasi oleh Hoffenheim asuhan Ralf Rangnick ketika mereka mengalahkan Black and Yellows 1-4 pada 2008.

Sejak itu, Klopp telah menjadi pengguna yang efektif dari Gegenpressing dan betapa hebatnya Liverpool dalam beberapa musim terakhir sudah menjadi bukti betapa apiknya strategi itu.

Manchester United akan menggunakan sistem yang sama untuk merebut kembali bola dan menciptakan tekanan pada lawan. Sejauh ini Setan Merah bukanlah penekan terbaik di Liga Inggris, tetapi di bawah Ralf Rangnick itu pasti akan berubah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini