Share

5 Pesepakbola Bintang yang Terlibat Kasus Hukum, Nomor 1 Hilangkan Nyawa Orang Lain

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 20 November 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 20 51 2504883 5-pesepakbola-bintang-yang-terlibat-kasus-hukum-nomor-1-hilangkan-nyawa-orang-lain-l3mplKcPkb.jpg Marcos Alonso pernah membuat seseorang meninggal. (Foto/Reuters)

LIMA pesepakbola bintang yang terlibat kasus hukum akan diulas dalam daftar ini. Para pemain yang dibahas merupakan para andalan saat membela klubnya masing-masing.

Sepakbola merupakan olahraga yang paling banyak ditonton dan membuat para pesepakbola menjadi panutan bagi orang-orang. Akan tetapi para pemainnya tidak lepas dari kontroversi.

Sejumlah pemain sepakbola terlihat kejahatan yang cukup keji. Beberapa lainnya dituding melakukan pelecehan. Berikut lima pemain bintang yang dituduh melakukan kejahatan berat:

5. Ferland Mendy

Jurnalis terkenal asal Prancis, Romain Molina mengungkapkan bahwa bek kiri Real Madrid Ferland Mendy telah dituduh melakukan beberapa kejahatan yang sangat serius. Molina sendiri memiliki reputasi sebagai jurnalis yang sangat andal.

Baca juga: 5 Pemain yang Trofi Ballon dOr-nya Dicuri, Nomor 2 Direbut Lionel Messi

Mendy diduga melakukan kekerasan terhadap seorang wanita dengan meninju dan menendang kepala. Dia juga dituduh memamerkan alat kelaminnya pada wanita yang dia lecehkan tersebut.

Foto/Real Madrid

Juga diklaim bahwa seorang teman Mendy mencoba untuk campur tangan tetapi itu tidak bisa menghentikan aksi buruk pemain Real Madrid itu. Korban dan temannya dilaporkan harus mengunci diri di kamar mandi kamar hotel karena takut akan keselamatan mereka.

4. Cristiano Ronaldo

CR7 dilaporkan pada 2017 bahwa Departemen Kepolisian Las Vegas, Amerika Serikat sedang melakukan penyelidikan terhadap Cristiano Ronaldo setelah seorang wanita menuduhnya melakukan pemerkosaan pada 2009. Pengacara pemain tersebut mengkonfirmasi pada tahun 2019 Ronaldo telah membayar USD375.000 kepada wanita tersebut dalam penyelesaian non-disclosure perjanjian rahasia antara kedua pihak.

Baca juga: 5 Pemain Bintang yang Dibuang Klubnya Sendiri, Nomor 1 Sampai Balas Dendam

Namun, pemain Timnas Portugal dan tim hukumnya kemudian mengeluarkan pernyataan yang membantah semua tuduhan. Mereka menyebut tuduhan itu hanya fitnah.

Jaksa Las Vegas kemudia mengeluarkan pernyataan pada 2019 bahwa mereka tidak akan menuntut Ronaldo. Keputusan diambil karena tindakan pemerkosaan tidak dapat dibuktikan.

Foto/Reuters

3. Quincy Promes

Pemain asal Belanda ini ditangkap karena diduga menikam sepupunya. Jaksa mengungkapkan bahwa Promes siap untuk diadili atas penikaman yang terjadi pada 2020 lalu.

Tuduhan percobaan pembunuhan telah diajukan terhadap pria berusia 29 tahun itu. Promes kemudian ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, dia dibebaskan beberapa hari kemudian tetapi tetap menjadi tersangka.

Foto/Twitter

Saksi mata mengklaim melihat Promes menikam seorang pria yang merupakan sepupunya. Peristiwa itu terjadi saat reuni keluarga. Korban selamat dari serangan itu tetapi mengalami cedera lutut yang serius.

2. Benjamin Mendy

Pada bulan Agustus 2021, Benjamin Mendy didakwa dengan empat kasus pemerkosaan. Dia juga dituduh melakukan kekerasan seksual.

Empat pelapor pengadu yang berusia di atas 16 tahun, menuduh Mendy melakukan kejahatan berat ini. Kasus diduga terjadi antara Oktober 2020 dan Agustus 2021. Akibat perbuatannya, dia diskors oleh Manchester City dan sedang menunggu persidangan.

Foto/Twitter

1. Marcos Alonso

Bek sayap Chelsea, Marcos Alonso, terlibat kasus hukum pada 2011. Pemain asal Spanyol itu mengalami kecelakaan mobil di Madrid yang menyebabkan kematian seorang penumpang.

Penyelidik menjelaskan bahwa Alonso mengemudi dengan kecepatan 122,8 km/jam. Tes juga mengungkapkan bahwa dia Spanyol itu sedang mabuk dengan tingkat alkohol dalam darah 0,93 mg per mililiter. Itu adalah tiga kali batas alkohol yang diizinkan di Spanyol.

Foto/Reuters

Alonso menghadapi hukuman empat tahun penjara tetapi kemudian diubah menjadi hukuman 21 bulan sebelum dicabut seluruhnya. Dia melakukan damai dengan keluarga korban dan memberikan santunan sebesar 500.000 euro. Alonso dilarang mengemudi selama tiga tahun empat bulan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini