5 Pemain yang Trofi Ballon dOr-nya Dicuri, Nomor 2 Direbut Lionel Messi

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 20 November 2021 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 20 51 2504779 5-pemain-yang-trofi-ballon-dor-nya-dicuri-nomor-2-direbut-lionel-messi-QARi4luRqQ.jpg Lionel Messi mencuri trofi Ballon dOr 2019 milik Virgil van Dijk. (Foto: Laman resmi Barcelona)

SEJUMLAH pemain trofi Ballon dOr-nya “dicuri” pemain lain. Dicuri yang dimaksud di sini adalah, si pemain yang dijagokan memenangkan trofi Ballon dOr justru gagal meraih trofi berbentuk bola emas tersebut.

Akibatnya, kekecewaan harus mereka pendam. Terlebih, bisa jadi memenangkan trofi Ballon dOr meupakan hal yang dialami si pemain sekali seumur hidup. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?

Berikut 5 pemain yang trofi Ballon dOr-nya dicuri:

5. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo tampil garang bersama Real Madrid di musim 2017-2018. Ia mencetak 44 gol dan delapan assist dari 44 laga bareng Real Madid.

Satu lagi, Cristiano Ronaldo juga mencetak sejarah di Piala Dunia 2018. Ia tercatat sebagai pemain yang mencetak hattrick dengan usia tertua di Piala Dunia, yakni 33 tahun.

BACA JUGA: Raih Trofi Ballon dOr, Lionel Messi Dihina Steven Gerrard

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo gagal memenangkan trofi Ballon dOr 2018 setelah kalah dari sang rekan setimnya saat itu, Luka Modric. Luka Modric tak menonjol di level individu, yakni hanya mengemas dua gol dan Sembilan assist.

Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur itu membawa Real Madrid juara Liga Champions 2017-2018, juga mengantarkan sang negara, Kroasia, ke final Piala Dunia 2018.

“Jelas saya kecewa. Di lapangan, saya memenangkan segalanya untuk meraih trofi Ballon dOr, dan angka tidak berbohong,” kata Cristiano Ronaldo.

4. Frank Lampard

Frank Lampard

Frank Lampard tampil garang bersama Chelsea pada 2004-2005. Ia tercatat sebagai gelandang tersubur di musim 2004-2005 dengan mengemas 19 gol dan 21 assist dari 51 pertandingan bareng Chelsea.

Berkat bantuan Frank Lampard, Chelsea memenangkan trofi Liga Inggris dan Piala Liga Inggris 2004-2005. Namun, di luar dugaan Frank Lampard justru kalah dari pemain Barcelona asal Brasil, Ronaldinho Gaucho.

Padahal, Secara performa individu, Lampard lebih unggul (Ronaldinho mengemas 13 gol dan 16 assist dari 42 pertandingan). Secara tim pun Lampard unggul dengan memberikan dua trofi bagi Chelsea, sedangkan Ronaldinho hanya memenangkan satu gelar.

3. Eric Cantona

Eric Cantona

Eric Cantona merupakan pembuka keran gelar juara Liga Inggris bagi Manchester United. Sebelum Cantona datang, Manchester United terakhir kali juara Liga Inggris pada 1966-1967. Namun, di musim pertama Eric Cantona datang, ia langsung membawa Setan Merah juara Liga Inggris, tepatnya pada 1992-1993.

Sayangnya, kisah inspirasional di atas belum cukup bagi Eric Cantona untuk memenangkan trofi Ballon dOr 1993. Ia kalah saing dari Roberto Baggio yang saat itu bersinar bersama Juventus, tepatnya dengan mengemas 30 gol dari 43 pertandingan.

2. Virgil van Dijk

Virgil van Dijk

Virgil van Dijk merupakan kunci utama Liverpool memenangkan trofi Liga Champions 2018-2019. Pertahanan rapat yang ia galang di partai puncak membantu Liverpool juara Liga Champions, setelah di final menang 2-0 atas Tottenham Hotspur.

Namun, ketika pengumuman pemenang trofi Ballon dOr disampaikan, bukan Van Dijk yang keluar sebagai pemenang. Pemenang trofi Ballon dOr 2019 justru disabet Lionel Messi yang di sepanjang 2018-2019 mengemas 51 gol dari 50 penampilan bersama Barcelona.

1. Thierry Henry

Thierry Henry

Thierry Henry tampil garang di musim 2002-2003. Dari 55 pertandingan bersama Arsenal, Thierry Henry mengemas 32 gol dan 28 assist. Thierry Henry membawa Arsenal juara Piala FA 2002-2003 dan mengantarkan Prancis kampiun Piala Konfederasi 2003.

Namun, pemain asal Prancis ini gagal meraih trofi Ballon dOr 2003. Di luar dugaan Henry kalah dari pemain yang hanya mengemas 14 gol dan 17 assist dari 46 penampilan bersama Juventus pada 2002-2003, Pavel Nedved.

Karena itu, perdebatan pun muncul. Namun, nasi sudah menjadi bubur dan pemenang tak bisa diubah.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini