Share

Massimo Ambrosini Kesal dengan Tindakan Provokatif Hakan Calhanoglu di Laga Milan vs Inter

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 47 2498996 massimo-ambrosini-kesal-dengan-tindakan-provokatif-hakan-calhanoglu-di-laga-milan-vs-inter-BAn0oTIdFA.jpg Hakan Calhanoglu merayakan gol ke gawang AC Milan. (Foto/Reuters)

MILAN - Massimo Ambrosini kesal dengan tindakan provokatif Hakan Calhanoglu dalam laga AC Milan vs Inter Milan pada pekan ke-12 Liga Italia 2021-2022 akhir pekan lalu. Pada pertandingan itu, sang pemain dianggap melakukan selebrasi berlebihan usai mencetak gol.

Hakan Calhanoglu sebelumnya merupakan pemain AC Milan yang selalu menolak untuk memperpanjang kontraknya bersama Rossoneri. Setelah kontraknya habis, pemain asal Turki itu membelot ke rival sekota pada 2021 lalu.

Foto/Reuters

Dalam laga bertajuk Derby Milan, Calhanoglu berhasil mencetak gol ke mantan klubnya dari titik putih. Dia merayakannya dengan berlari ke arah pendukung Milan yang dianggap provokatif.

Baca juga: Cara Kiper AC Milan Gagalkan Penalti Lautaro Martinez

Tak sampai di situ, Calhanoglu melanjutkan provokasinya melalui Instagram pribadinya dengan unggahan yang mengandung caption berbunyi “Saya Hakan, Saya Inter.” Pendukung Milan membalas dengan mebentangkan banner mengandung ungkapan hinaan yang bersikap pribadi kepada Calhanoglu di kawasan Porte Del Portello, Milan.

Baca juga: Skriniar Kecewa Berat Inter Gagal Menang Lawan Milan

Tulisan itu menyinggung soal hubungan rumah tangga Calhanoglu yang pernah retak. Sebagai informasi, Calhanoglu pernah diselingkuhi istrinya sendiri.

Ambrosini yang pernah berseragam AC Milan selama 15 tahun menilai bahwa Calhanoglu tidak perlu melakukan selebrasi terebut. Mantan gelandang tengah itu menilai selebrasi Calhanoglu sangat tidak etis.

Foto/Reuters

“Saya berpikir bahwa sudah pasti Calhanoglu yang akan mengambil penalti. Dia bisa saja mengambil penalti kedua, namun tidak dibenarkan merayakan gol itu dengan cara provokatif,” kata Ambrosini dilansir Sempre Inter berdasarkan wawancara bersama Rai Radio 24, Selasa (9/11/2021).

Laga tersebut pun berakhir imbang, penalti Calhanoglu pada menit ke-11 disamakan oleh gol bunuh diri Stevan De Vrij enam menit berselang. Inter sebenarnya berkesempatan memenangi laga ketika lagi-lagi dihadiahi penalti, namun Lautaro Martinez yang ditugaskan menjadi algojo gagal menjalankan tugasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini