Share

Soal Rencana FIFA Gelar Piala Dunia 2 Tahun Sekali, Luka Modric: Tidak Masuk Akal!

Rio Erfandi, MNC Portal · Rabu 20 Oktober 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 51 2489110 soal-rencana-fifa-gelar-piala-dunia-2-tahun-sekali-luka-modric-tidak-masuk-akal-4amqB6QpN9.jpg Luka Modric kala membela Real Madrid. (Foto: Reuters)

MADRID โ€“ Gelandang Real Madrid, Luka Modric, memberi komentar soal rencana Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) menggelar Piala Dunia dalam durasi 2 tahun sekali. Memberi kritik keras, Modric menyatakan bahwa rencana ini sangat tidak masuk akal.

Sebagaimana diketahui, FIFA kini tengah merencanakan menggeser ajang empat tahunan Piala Dunia menjadi berlangsung dua tahunan. Hal tersebut pun masih dikaji oleh Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger.

Luka Modric

Modric sendiri mengaku keberatan dengan rencana tersebut. Menurutnya, Piala Dunia yang berlangsung empat tahun sekali menjadi momen yang spesial lantaran semua orang sudah cukup lama menunggu waktu tersebut.

BACA JUGA: Carlo Ancelotti Tegaskan Real Madrid Masih Butuh Kroos, Casemiro dan Modric

BACA JUGA: 5 Pesepakbola yang Dinilai Tak Pantas Raih Trofi Ballon dOr, Nomor 1 Bikin Kaget

โ€œBagi saya, Piala Dunia setiap dua tahun tidak masuk akal. Ini spesial karena semua orang menunggu selama empat tahun,โ€ ucap Modric dilansir dari Marca, Rabu (20/10/2021).

โ€œMereka tidak bertanya kepada para pemain tentang apa pun, mereka mencoba melakukan sesuatu tanpa meminta, sejujurnya saya tidak ingin menonton Piala Dunia setiap dua tahun,โ€ tegasnya.

Rencana FIFA memang mendapat banyak kritikan dari banyak pihak. Sebelum Modric, ada pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Dia melempar sindiran soal rencana FIFA menggelar Piala Dunia dua tahun sekali.

Luka Modric

"Piala Dunia akan digelar dua tahun sekali? Karena ada kita, main satu tahun sekali saja," sindir Ancelotti.

"Jadwal adalah masalah yang sangat serius. Ada yang harus berubah. FIFA dan EUFA harus berdiskusi tentang itu. Benar saat ini mungkin mereka tidak setuju satu sama lain. Tetapi, tekanan kepada para pemain terlalu tinggi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini