Belgia Keok dari Prancis, Roberto Martinez: Kami Terlalu Emosional

Rio Erfandi, Jurnalis · Jum'at 08 Oktober 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 08 51 2483236 belgia-keok-dari-prancis-roberto-martinez-kami-terlalu-emosional-1F4pVE0rb9.jpg Roberto Martinez kesal Belgia kalah dari Prancis. (Foto/Reuters)

TURIN Tim Nasional (Timnas) Belgia keok dari Prancis pada semifinal UEFA Nations League 2021 dengan skor 2-3. Seusai pertandingan, Roberto Martinez mengungkapkan bahwa penyebab kekalahan timnya karena skuadnya bermain terlalu emosional.

Pertandingan berlangsung di Stadion Juventus, Jumat (8/10/2021), Belgia harus takluk dari Prancis dengan skor akhir 2-3. Padahal Belgia tampil apik pada babak pertama.

Foto/Reuters

Mereka berhasil unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Carrasco (37’) dan Romelu Lukaku (40’). Hingga babak pertama usai, Belgia mampu membuat Prancis tak berkutik.

Baca juga: Prancis Menang Dramatis atas Belgia, Griezmann: Pertandingan yang Sungguh Fantastis!

Namun, situasi berubah setelah turun minum. Secara perlahan Prancis mampu bangkit melalui gol yang di cetak oleh Karim Benzema pada menit ke-62. Kemudian Kylan Mbappe menyamakan kedudukan lewat titik putih pada menit ke-69.

Baca juga: Prancis Susah Payah Kalahkan Belgia, Pogba Senang Bukan Main Tembus Final UEFA Nations League

Menjelang babak kedua berakhir nampaknya skor akan berkesudahan sama kuat. Namun, Prancis mampu mencetak gol lewat Theo Hernandez pada menit ke-90+1.

Setelah laga usai, Martines mengaku kecewa dengan hasil kekalahan tersebut. Ia tak menampik bahawa timnya unggul segala lini pada babak pertama.

Lebih lanjut Martinez menegaskan bahwa timnya telah kehilangan fokus pada pertengahan babak kedua. Sebab, skuadnya sudah memikirkan partai final sebelum laga berakhir.

Foto/Reuters

“Periode pertama kami benar-benar luar biasa. Kami sangat percaya diri dan sangat mudah. Di babak kedua, kami sedikit terlalu emosional, mungkin kami terlalu banyak berpikir tentang final, tentang kualifikasi,” ucap Martinez, lewat laman resmi UEFA, Jumat (8/10/2021).

“Kami tidak melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami membiarkan Prancis kembali. Mereka memiliki energi untuk mencetak satu gol terakhir,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini