Persib Bandung Imbang Beruntun di Liga 1 2021-2022, Manajemen Buka Suara

Annisa Nurinsani, Jurnalis · Rabu 29 September 2021 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 29 49 2478404 persib-bandung-imbang-beruntun-di-liga-1-2021-2022-manajemen-buka-suara-Mcv9c9fHpt.JPG Persib Bandung imbang tiga kali beruntun di Liga 1 2021-2022 (Foto: Liga Indonesia Baru)

BANDUNG - Persib Bandung meraih hasil kurang maksimal dalam tiga pertandingan terakhir di Liga 1 2021-2022. Setelah dua kali menang beruntun, Persib imbang tiga kali. Manajemen Maung Bandung pun buka suara.

Maung Bandung imbang tiga kali beruntun saat Bali United (2-2), Borneo FC (0-0), dan Persikabo 1973 (0-0). Catatan ini menegaskan Persib tak terkalahkan dalam lima laga, tetapi imbang dalam tiga laga bukan pencapaian bagus.

Persikabo 1973 vs Persib Bandung (Foto: Antara)

Bobotoh pun turun ke jalan pada Selasa 28 September 2021, dini hari. Sejumlah Bobotoh menghadang bus Persib yang memasuki flyover Pasupati, Kota Bandung. Mereka melepas kekesalannya dan berkali-kali meneriakkan 'Butut.'

Ini terlihat melalui sejumlah video yang beredar di media sosial. Mereka juga menyalakan flare pada video yang beredar.

BACA JUGA: Tahan Persib Bandung 0-0, Ini Sisi Positif yang Diambil Persikabo 1973

Beruntung bagi Persib, aksi ini bisa dihentikan polisi. Sumber di internal Persib menyebut aksi ini cukup mengagetkan. Akan tetapi, untunya tak terjadi apa-apa kepada seluruh anggota tim di dalam bus.

Menanggapi kritik dan reaksi Bobotoh atas hasil buruk dalam tiga laga terakhir, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, buka suara. Dia menegaskan Persib tidak antikritik, tetapi kritik seyogyanya disampaikan dengan cara yang baik.

Selain itu, Persib saat ini tengah membutuhkan dukungan dalam bentuk positif. Harapanya, Persib bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan hingga.

Persikabo 1973 vs Persib Bandung (Foto: Twitter/@persib)

"Dalam situasi seperti ini tim membutuhkan dukungan positif," ujar Teddy.

Dia memandang, penilaian Persib yang dianggap bermain buruk pun harus dipahami secara utuh. Sebab, tim dipersiapkan tak sematang musim lalu sehingga proses membentuk tim tangguh justru dilakukan saat kompetisi sudah berjalan.

"Kompetisi masih panjang, jangan terburu-buru untuk menghakimi. Sebab, tim juga masih berproses," jelas Teddy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini