5 Alasan Barcelona Harus Pecat Ronald Koeman, Nomor 2 Paling Krusial

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 23 September 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 23 46 2475782 5-alasan-barcelona-harus-pecat-ronald-koeman-nomor-2-paling-krusial-EaeQcGKCjm.jpg Ronald Koeman terus dikaitkan akan dipecat Barcelona. (Foto/Reuters)

LIMA alasan Barcelona haru memecat Ronald Koeman, apalagi kabar ini terus menjadi ramai di media Spanyol dalam beberapa hari terakhir. Kekalahan 3-0 dari Bayern Munich di Liga Champions jadi satu penyebabnya.

Selain itu hasil imbang 1-1 melawan Granada di Liga Spanyo membuat Barcelona makin terpuruk. Raksasa Catalan hanya mencatatkan dua kemenangan dari lima pertandingan di semua kompetisi sejauh musim ini. Mereka saat ini berada di peringkat kedelapan, 8 poin di belakang rival bebuyutannya Real Madrid, yang duduk di puncak dengan 15 poin.

Dari banyak indikasi, tidak berlebihan untuk menyimpulkan bahwa Koeman telah gagal membawa timnya ke arah yang benar. Pada catatan itu, ada lima alasan kuat mengapa Barcelona tidak perlu ragu untuk memecat pelatih asal Belanda tersebut:

5. Kepelatihan Ronald Koeman Tak Cocok dengan Barcelona

Pengangkatan Ronald Koeman merupakan salah satu kesalahan dari pemerintahan Josep Maria Bartomeu. Fakta bahwa Joan Laporta mencoba menggantikan juru taktik setelah memenangkan pemilihan presiden awal tahun ini menunjukkan dia tidak yakin dengan kehadiran pelatih asal Belanda itu.

Baca juga: Tanpa Sepengetahuan Barcelona, Koeman Curhat Kondisi Tim saat Ini ke Media

Foto/Reuters

Seorang manajer Barcelona yang khas diharapkan memiliki taktik yang brilian, menggunakan pendekatan yang atraktif dan ofensif terhadap permainan dan menunjukkan mentalitas pemenang yang kuat.

Baca juga: Bagi Presiden Barcelona, Curhatan Ronald Koeman Bikin Suasana Tak Tenang

Namun, Koeman telah gagal menunjukkan hal itu semua. Dia mengadopsi pendekatan yang defensif di Camp Nou, dan timnya bermain tanpa identitas dan tidak ada keinginan kuat untuk menang.

4. Perlakuan yang Buruk pada Pemain

Cara Ronald Koeman memperlakukan para pemainnya menjadi perhatian serius. Sang ahli taktik baru menghabiskan waktu lebih setahun di Camp Nou, namun dia sudah memiliki sejarah tidak memperlakukan para pemainnya dengan cukup hormat.

Foto/Barcelona

Misalnya, tidak ada yang tahu persis mengapa Riqui Puig nyaris tidak diberi kesempatan untuk tampil mengesankan. Miralem Pjanic dan Luis Suarez sama-sama mengeluhkan perlakuan buruk Koeman setelah meninggalkan klub.

3. Hubungan Dingin dengan Joan Laporta

Hubungan Ronald Koeman dengan presiden Barcelona Joan Laporta dilaporkan dingin dan tidak sehat. Keduanya ini mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan satu sama lain di media selama beberapa minggu terakhir.

Foto/Marca

Semuanya berawal ketika Laporta mempertimbangkan untuk menunjuk manajer baru pada musim panas ini. Koeman tidak senang dengan itu dan yang terjadi selanjutnya adalah perang kata-kata antara kedua pria itu.

2. Banyak Pelatih Alternatif untuk Barcelona

Jika Barcelona memutuskan untuk berpisah dengan Ronaldo Koeman pada musim panas ini, mereka tentu tidak akan kekurangan pilihan untuk menggantikan pelatih Belanda itu. Faktanya, ada beberapa alternatif yang lebih baik yang lebih sesuai dengan filosofi klub dan bersedia mengambil pekerjaan itu.

Foto/Reuters

Pilihan terbaik mungkin adalah manajer Ajax Erik Ten Hag. Sang ahli taktik telah melakukan pekerjaan yang hebat di Johan Cruyff Arena selama beberapa tahun terakhir. Timnya mengejutkan semua orang dengan beberapa penampilan spektakuler di Liga Champions 2018-2019, dengan mengalahkan Juventus dan Real Madrid dalam prosesnya.

Mantan gelandang Barcelona, Xavi Hernandez adalah pilihan yang layak juga. Pelatih asal Spanyol itu tampil mengesankan sebagai manajer Al-Sadd, memimpin klub Qatar itu meraih dua trofi musim lalu.

1. Tidak Perlu Menunda

Sudah jelas sejak awal bahwa Ronald Koeman tidak cocok untuk Barcelona. Dengan hasil yang buruk dalam beberapa pertandingan terakhir dan berselisih dengan beberapa pemain dan presiden, mudah untuk menyadari bahwa dia tidak memiliki masa depan di Camp Nou.

Foto/Reuters

Raksasa Catalan berada dalam kekacauan serius saat ini. Akan lebih masuk akal untuk berpisah dengan Koeman sesegera mungkin dan fokus untuk membangun kembali tim sebelum terlambat.

Barca juga memiliki sejumlah pemain muda yang sangat berbakat di antara barisan mereka saat ini. Mereka juga memiliki beberapa pemain veteran yang masih bisa bermain di puncak permainan untuk satu atau dua tahun ke depan. Kekurangan mereka adalah pelatih yang bisa mengeluarkan bakat terbaik mereka.

Koeman jelas bukan orang yang tepat untuk pekerjaan itu, tetapi apakah mereka akan memutuskan untuk membuat perubahan di ruang istirahat di awal musim? Hanya waktu yang akan memberitahu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini