Jakarta International Stadium Segera Pasang Rumput Berstandar Internasional: Bisa Menyerap Air Hitungan Detik

Cikal Bintang, Jurnalis · Senin 20 September 2021 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 20 49 2474046 jakarta-international-stadium-segera-pasang-rumput-berstandar-internasional-bisa-menyerap-air-hitungan-detik-vOv9Re7Et2.jpg Jakarta International Stadium berkapasitas 82.000 penonton. (Foto/Antara)

JAKARTA Jakarta International Stadium (JIS) akan segera memasang rumput lapangan berstandar internasional. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu dekat setelah dilakukannya sejumlah ujicoba pada Minggu (19/9/2021).

Manajer proyek JIS, Arry Wibowo mengatakan pengerjaan konstruksi lainnya sudah dilakukan terlebih dahulu sebelum mengerjakan pemasangan rumput. Sejumlah pengerjaan itu adalah pemasangan batu split sebagai penyangga lapangan, ujicoba pemasangan rumput dan berbagai utilitas lainnya.

Foto/MPI/Quadiliba Al Farabi

“Gunanya agar pada saat hujan lapangan tidak becek, karena bisa menyerap dalam hitungan detik. Lalu ada penyiraman otomatis melalui sprinkler untuk menjaga standar FIFA yang harus kita penuhi. Alhamdullilah saat ini sudah bisa kita lakukan ujicoba pemasangan," ujar Arry dalam rilis resmi yang diterima MPI, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Mengunjungi Jakarta International Stadium, Stadion yang Hanya Miliki Dua Akses Masuk

Rumput yang digunakan di JIS merupakan rumput berjenis hybrid yang merupakan campuran antara rumput sintetis dan alami. Arry mengatakan rumput ini sudah sesuai dengan standar Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Baca juga: Menengok Burung Kaki Bayam yang Bersihkan Hama dan Rumput Liar JIS

Kelebihan rumput hybrid menurut Arry adalah bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang dibanding dengan rumput natural, Arry mengatakan rumput ini bisa digunakan untuk 1.000 Jam pertandingan dibanding rumput natural yang hanya mampu 300 Jam pertandingan. Selain itu, rumput hybrid juga memiliki daya serap air yang baik sehingga tidak ada genangan jika terjadi hujan lebat.

“Dengan memakai rumput hybrid, JIS dimungkinkan menghelat dua pertandingan dalam satu hari di pertandingan resmi berstandar FIFA,” katanya.

Foto/MPI/Quadiliba Al Farabi

Selain itu, lapangan ini akan menggunakan struktur Geo Textille Non Woven yang diklaim berguna sebagai stabilisator lapangan. Ini merupakan sebuah jenis Geo Textile yang tidak teranyam, berbentuk seperti karpet kain. Memiliki beberapa fungsi pada pekerjaan tanah seperti mereduksi terjadinya penurunan setempat (differensial settlement) akibat tanah dasar yang lunak.

Sementara itu, pengerjaan JIS diklaim sudah mencapai 80 persen hingga 105 minggu waktu pengerjaan. Saat ini, pengerjaan tribun (barat, selatan, timur dan utara) dan ujicoba pemasangan rumput akan menjadi fokus utama dalam proyek pengerjaan stadion berstandar internasional ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini