5 Pemain Bintang yang Ditendang Guardiola, Nomor 1 Peraih Trofi Ballon dOr

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 51 2471424 5-pemain-bintang-yang-ditendang-guardiola-nomor-1-peraih-trofi-ballon-dor-5GGDRVmInO.jpg Ronaldinho membela Barceloa pada 2003-2008. (Foto/Barcelona)

SEJUMLAH pemain bintang mampu mengangkat performa bagi tim yang dibelanya. Namun, tak semua para pemain mampu memuaskan standarisasi yang dimiliki oleh Pep Guardiola yang terkenal sangat perfeksionis.

Pep Guardiola telah berhasil membuktikan dirinya sebagai salah satu ahli taktik terbaik saat ini. Mantan pelatih Barcelona itu menampilkan gaya sepak bola dengan pengusaan bola yangat kuat. Dia terkenal sering mendatangkan pemain berlabel bintang yang harganya tidak murah.

Rekrutan terbaru Pep Guardiola, adalah Jack Grealish. Sang pemain menjadi transfer termahal untuk pemain Inggris untuk saat ini nilai 117,5 juta euro.

Namun, tak semua pemain bintang bisa aman saat dilatih Guardiola. Ada beberapa yang tidak berhasil membuat pelatih asal Catalan tersebut. Berikut lima di antaranya menyadur Sportskeeda, Rabu (15/9/2021):

5. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic adalah salah satu penyerang terbaik. Ke mana pun Zlatan Ibrahimovic, pemain asal Swedia ini selalu meningkatkan performa bagi timnya.

Baca juga: 5 Bintang Sepakbola yang Melempem Usai Gabung Manchester United, Nomor 1 Senior Lionel Messi

Namun, hal itu tak terjadi ketika dia menjadi bagian pertukaran pemain 2009-2019. Barcelona mendapatkan Ibrahimovic, sedangkan Inter menerima Eto’o.

Foto/Reuters 

Banyak yang menilai Ibrahimovic akan cemerlang di Barca. Hanya saja perannya tergusur karena Guardiola lebih senang memainkan Messi sebagai penyerang tengah. Keputusannya itu membuat hubungan Ibra dan Guardiola memanas. Ia akhirnya pergi ke AC Milan sebagai pemain pinjaman pada musim 2010-2011 sebelum dipermanenkan saat masa peminjamannya berakhir.

Baca juga: 5 Pemain Bintang yang Meredup saat Berseragam Barcelona, Nomor 3 Kalah Saing dengan Xavi dan Iniesta

4. Thierry Henry

Penyerang elite lainnya yang diasingkan atas perintah Pep Guardiola adalah Thierry Henry. Pemain Prancis itu bergabung ke Barcelona pada 2007, dengan menandatangani kontrak selaam empat tahun.

Foto/Barcelona

Awalnya, Henry bagian dari skuad pemenang sextuple legendaris Pep Guardiola. Dia adalah bagian dari trio mematikan, yang berisi Samuel Eto'o, Messi, dan Henry. Namun, kemunculan Pedro, lulusan La Masia, membatasi penyerang andal , dan hanya tampil 15 kali di Liga Spanyol.

Pada 2010, setelah kehilangan tempatnya di tim utama, Henry dijual ke New York Red Bulls dengan status bebas transfer. Dalam waktu singkat, karier Henry menurun. Ia pun pensiun pada 2015 di usia 38 tahun.

3. Toni Kroos

Toni Kroos adalah salah satu pemain terbaik lulusan akademi Bayern Munich. Gelandang kreatif asal Jerman menghabiskan tujuh tahun di tim utama Bayern sebelum pindah ke Real Madrid pada 2014.

Foto/Reuters

Pada musim pertama Pep Guardiola di Allianz Stadium, Toni Kross adalah pemain vital di lini tengah. Dia memainkan 51 pertandingan pada musim 2013-14, mencetak empat gol dan membuat 9 assist.

Namun, musim itu terbukti menjadi musim pertama dan terakhirnya di bawah asuhan Pep Guardiola. Karena perselisihan kontrak, Kroos dijual ke Real Madrid dengan biaya nominal 25 juta euro.

2. Samuel Eto’o

Pemain internasional Kamerun memenangkan Pemain Terbaik Afrika selama tiga tahun berturut-turut saat ia membela Barcelona dari 2004-2009. Eto’o merupakan pemain terbaik final Liga Champions 2005-2006 saat Barcelona menang 2-1 atas Arsenal.

Foto/Reuters

Selama di Barcselona, Eto’o sangat produktif membuat gol. Dia mencetak 130 gol dan 40 assist dari 199 kali penampilan. Terlepas dari jasanya, ia dipaksa keluar dari Barcelona karena hubungannya retak dengan pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola.

Anehnya, Guardiola memutuskan menukar menjual Eto'o dengan Zlatan Ibrahimovic dari Inter Milan. Namun, Eto’o membuktikan dia masih bertaji. Dia membawa Inter Milan meraih tiga gelar pada musim 2009-2010, yakni trofi Liga Champions, juara Liga Italia dan Coppa Italia.

1 Ronaldinho

Ronaldinho adalah penerima penghargaan Ballon dOR 2005. Dia membantu Barcelona kembali ke puncak sepakbola Eropa hanya tiga tahun setelah bergabung dari Paris Saint-Germain pada 2003. Ia memimpin klub untuk mendominasi di Spanyol dengan penampilan khasnya dan menjadikan pemain asal Brasil itu sebagai pemain terbaik saat itu.

Foto/Marca

Namun, keadaan berubah ketika Pep Guardiola ditunjuk sebagai manajer Barcelona pada musim panas 2008. Dilaporkan Ronaldinho berselisih dengan pelatih barunya tersebut.

Sang ahli taktik tampaknya tidak menyukai gaya hidup Ronnie, karena ia percaya pemain Brasil itu bisa menjadi pengaruh buruk bagi para pemain muda yang sedang naik daun di klub.

Akhirnya, pemain Amerika Selatan itu akhirnya meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan AC Milan dengan kesepakatan senilai 24 euro juta pada 15 Juli 2008. Selama lima tahun membela Blaugrana, Ronaldinho mengantongi 94 gol dan 71 assist dalam 207 penampilan di berbagai kompetisi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini