5 Pesepakbola yang Alami Peningkatan Karier Usai Jadi Mualaf, Nomor 1 Hampir Raih Ballon dOr

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 09 September 2021 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 09 51 2468877 5-pesepakbola-yang-alami-peningkatan-karier-usai-jadi-mualaf-nomor-1-hampir-raih-ballon-dor-LRezdm4Mk0.jpg Paul Pogba (kanan), salah satu pesepakbola yang alami peningkatan karier setelah jadi mualaf. (Foto: Instagram/@paulpogba)

SEJUMLAH pesepakbola mengalami peningkatan karier setelah menjadi mualaf. Alhasil, nama mereka pun tercatat sebagai salah satu pesepakbola kenamaan di level internasional.

Sederet trofi berhasil dimenangkan nama-nama di bawah ini, tak hanya di level klub tapi juga tim nasional. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?

Berikut 5 pesepakbola yang alami peningkatan setelah karier jadi mualaf:

5. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka

Belasan tim pernah diperkuat Nicolas Anelka. Namun, Real Madrid dan Chelsea paling membekas di hati Nicolas Anelka. Sebab, Real Madrid pernah menjadikan Nicolas Anelka sebagai pemain termahal dunia pada musim panas 1999. Saat itu, Real Madrid membeli Anelka dari Arsenal seharga 35 juta euro (Rp590 miliar).

Bersama Real Madrid, Nicolas Anelka memenangkan trofi Liga Champions 1999-2000. Sementara bersama Chelsea, Nicolas Anelka menyabet gelar top skor Liga Inggris 2008-2009 mengalahkan pemain sekelas Cristiano Ronaldo. Ia sendiiri menjadi mualaf pada 1995 atau satu tahun sebelum jadi pesepakbola profesional.

BACA JUGA: Singkirkan Botol Bir di Piala Eropa 2020, Ini 5 Bukti Paul Pogba Penganut Islam yang Taat

“Menjadi muslim tidak mengubah hidup saya. Saya tetap menjadi orang yang adil dan punya nilai hidup. Apa yang membuat saya memilih islam karena saya merasa agama ini cocok untuk saya,” kata Nicolas Anelka mengutip dari Al Arabiya.

4. Paul Pogba

Paul Pogba

Paul Pogba menjadi mualaf pada 2012. Ketenangan hati didapatkan Paul Pogba setelah masuk agama Islam.

“Anda perlu salat lima waktu sehari. Itu (salat) adalah salah satu kewajiban paling utama dalam Islam dan Anda wajib melaksanakannya. Salat adalah tiang agama,” kata Pogba.

Semenjak memeluk agama Islam, karier Paul Pogba meroket drastis. Ia membantu Juventus juara Liga Italia empat musim beruntun (2012-2016), menjadi pemain termahal dunia (109 juta pounds) saat dibeli Manchester United pada musim panas 2016 dan membawa Prancis kampiun Piala Dunia 2018.

3. Cristian Gonzales

Cristian Gonzales

Nama selanjutnya datang dari penyerang Indonesia, Cristian Gonzales. Penyerang kelahiran Uruguay ini menjadi mualaf pada 9 Oktober 2003. Ia menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Indonesia, Eva Nurida Siregar. Semenjak menjadi mualaf, Cristian Gonzales memiliki nama Islam yakni Mustafa Habibi.

Semenjak memeluk agama Islam, karier penyerang kelahiran Uruguay ini meningkat pesat. Cristian Gonzales tiga kali menjadi top skor Liga Indonesia, tepatnya pada 2005, 2006 dan 2007-2008.

Tidak hanya bersinar di level individu, Cristian Gonzales juga bersinar di level tim. Ia membawa Persik Kediri juara Liga Indonesia 2006. Di partai puncak, gol tunggal kemenangan 1-0 Persik Kediri atas PSIS Semarang dibuat Cristian Gonzales via sundulan.

2. Eric Abidal

Eric Abidal

Sebelum menjadi mualaf, Eric Abidal tiga kali beruntun membawa Olympique Lyon juara Liga Prancis. Namun, setelah menjadi mualaf pada 2007, karier yang luar biasa didapatkan Eric Abidal.

Dalam periode 2007-2013, Eric Abidal meraih 15 trofi bersama Barcelona! Bukan sebagai pelapis, Eric Abidal kala itu diperankan sebagai pemain andalan, entah di posisi bek tengah maupun fullback kiri.

1. Franck Ribery

Franck Ribery

Nama terakhir ada Franck Ribery. Winger Salernitana ini menjadi mualaf pada 2002. Ia masuk agama Islam setelah menikahi sang kekasih yang berpaspor Aljazair, Wahiba Belhami. Setelah memutuskan menjadi mualaf, rezeki besar pun menghampiri Ribery.

Ia dipercaya menjadi andalan Timnas Prancis. Prestasi terbesar Ribery bersama Prancis adalah mengantarkan sang negara lolos ke final Piala Dunia 2006.

Kemudian pada 2007-2019, Ribery membela Bayern Munich dan mencatatkan 124 gol dan 182 assist dari 425 pertandingan di semua kompetisi. Total, 23 gelar diberikan Ribery kepada publik Stadion Allianz Arena saat itu. Bahkan jika tidak dikalahkan secara kontroversial, Ribery berhak memenangkan trofi Ballon dOr dan gelar pemain terbaik dunia 2013.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini