5 Pemain Bintang yang Gagal Bersinar di Manchester United Sedekade Terakhir, Nomor 1 si Gaji Tertinggi

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 45 2451401 5-pemain-bintang-yang-gagal-bersinar-di-manchester-united-sedekade-terakhir-nomor-1-si-gaji-tertinggi-8nXsVvlld6.jpg Suasana ruang ganti Manchester United. (Foto: Instagram/@manchesterunited)

SEJUMLAH pemain bintang gagal bersinar di Manchester United. Padahal ketika didatangkan, pemain-pemaindi bawah ini diharapkan dapat mendongkrak performa Manchester United, berdasarkan rekam jejak yang dimiliki sebelumnya.

Namun, nama-nama pemain di bawah gagal memenuhi ekspektasi Manchester United, khususnya sedekade atau 10 tahun terakhir. Lantas, siapa saja pemain bintang yang dimaksud?

Berikut 5 pemain bintang yang gagal bersinar di Manchester United sedekade terakhir:

5. Bastian Schweinsteiger

Bastian Schweinsteiger

Untuk mendatangkan pemain sekelas Bastian Schweinsteiger pada musim panas 2015, Manchester United hanya mengeluarkan 9 juta euro (Rp152,9 miliar). Tentu diharapkan, pengalaman Schweinsteiger membawa Bayern Munich mendominasisepakbola Eropa, plus keberhasilan mengantarkan Timnas Jerman juara Piala Dunia 2014, dapat ditularkan ke Manchester United.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Hebat yang Kariernya Rusak karena Ulah Sendiri, Nomor 2 Gara-Gara Perempuan

Namun, performa Bastian Schweinsteiger bersama Manchester United jauh dari harapan. Selama 1,5 tahun membela Manchester United, ia hanya mengemas dua gol dan tiga assist dari 35 pertandingan. Alhasil pada Maret 2017, pelatih Manchester United saat itu Jose Mourinho melepas Schweini -sapaan akrab Schweinsteiger- ke Chicago Fire secara bebas transfer.

4. Morgan Schneiderlin

Morgan Schneiderlin

Morgan Schneiderlin didatangkan berbarengan dengan Bastian Schweinsteiger, atau di tahun terakhir kepelatihan Louis van Gaal. Diboyong dari Southampton seharga 35 juta euro Rp594,8 miliar, Morgan Schneiderlin dapat membentuk duet tanguh dengan Schweinsteiger di lini sentral.

Di musim 2015-2016, Morgan Schneiderlin hanya mengemas satu gol dan satu assist dari 39 pertandingan. Kemudian pada musim panas 2016, Louis van Gaal dipecat dan posisnya digantikan Jose Mourinho. Selang enam bulan setelah kehadiran Mourinho, Morgan Schneiderlin dilego ke Everton seharga 23 juta euro.

3. Memphis Depay

Memphis Depay

Memphis Depay datang ke Manchester United pada musim panas 2015 dengan status top skor Liga Belanda 2014-2015 lewat koleksi 22 gol. Karena itu, Memphis Depay diharapkan dapat menambah daya gedor Manchester United yang kala itu mengandalkan Wayne Rooney dan Anthony Martial untuk membobol gawang lawan.

Namun, Memphis Depay kesulitan beradaptasi dengan Manchester United. Dari 46 pertandingan, ia hanya mengemas tujuh gol. Karena tak kunjung berkembang, selang 1,5 tahun Memphis Depay memilih hengkang ke Olympique Lyon.

2. Angel Di Maria

Angel Di Maria

Manchester United memecahkan rekor transfer klub saat memboyong Di Maria dari Real Madrid pada musim panas 2014, yakni 59,7 juta pounds (Rp1,19 triliun). Kala itu, tusukan-tusukan serta umpan brilian Di Maria diharapkan dapat jadi ancaman pertahanan lawan.

Ternyata, Di Maria bermain di bawah ekspektasi. Dari 32 laga bersama Manchester United di musim 2014-2015, Di Maria hanya mengemas empat gol. Alhasil pada musim panas 2015, Manchester United menjual Di Maria ke PSG.

1. Alexis Sanchez

Alexis Sanchez

Benar Manchester United mendapatkan jasa Alexis Sanchez secara gratis pada musim dingin 2018. Saat itu, Alexis Sanchez mendarat di Old Trafford setelah Manchester United memberikan Henrikh Mkhitaryan ke Arsenal, alias melalui skema pertukaran pemain.

Namun, Manchester United harus membayar gaji fantastis Alexis Sanchez yang mencapai 500.000 pounds atau sekira Rp9,9 miliar per pekan (pemain Manchester United dengan gaji tertinggi sepanjang sejarah). Gaji besar Alexis Sanchez takkan jadi masalah jika pemain asal Cile ini mencetak banyak gol.

Selama 1,5 tahun membela Manchester united, Alexis Sanchez hanya mengemas lima gol dari 45 pertandingan. Karena itu, pada musim panas 2019 Alexis Sanchez dipinjamkan ke Inter Milan hingga akhirnya dilepas secara gratis semusim kemudian.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini