3. Mesut Ozil (2010)

Dalam autobiografinya, Sir Alex Ferguson mengaku mendapatkan saran dari Wayne Rooney bahwa Manchester United harus mendatangkan Mesut Ozil dari Werder Bremen pada musim panas 2010. Namun, Ferguson menolak saran tersebut.
Hal itu karena Ozil takkan cocok dalam pola 4-4-2 racikan Ferguson. Praktis, keputusan Fergie sangat disayangkan. Pada musim panas 2010, Mesut Ozil hengkang ke Real Madrid dan jadi pemain andalan klub yang saat itu ditangani Jose Mourinho.
2. Frank Lampard (2001)

Pada medio akhir 1990-an, Sir Alex Ferguson melihat gelandang muda yang membela West Ham United, Frank Lampard. Fergie tertarik mendatangkan gelandang berpaspor Inggris itu. Namun, Fergie tak mau bertaruh dan lebih memilih mendatangkan Juan Sebastian Veron dari Lazio pada musim panas 2001.
Di saat yang bersamaan, Lampard diboyong Chelsea dari West Ham. Nasib keduanya bertolak belakang. Veron gagal total bersama Man United dan akhirnya dilego ke Chelsea pada musim panas 2003. Sementara itu, Super-Lamps –julukan Lampard– melegenda bersama Chelsea.
Setelah 13 tahun membela Chelsea (2001-2004), Lampard berstatus sebagai top skor tim dengan koleksi 209 gol dari 632 penampilan. Menjadi luar biasa karena Lampard tak beroperasi sebagai penyerang, melainkan gelandang.