TURIN – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, memulai era keduanya di Allianz Stadium mulai musim 2021-2022. Dia tidak mau terlalu fokus pada serjarah manisnya di masa lalu bersama Juventus karena tantangan berbeda menanti di masa depan.
Allegri pernah menukangi Juventus sebelumnya selama lima musim, yaitu mulai dari 2014-2019. Pada era pertamanya, Allegri meraih kesuksesan besar bersama Juventus di kompetisi domestik Italia.

Allegri membawa Juventus meraih 11 trofi bergengsi. Sebanyak lima di antaranya adalah trofi Liga Italia yang diraih secara beruntun.
Allegri sukses menjadikan Juventus raja di kompetisi domestik Italia, tetapi tidak di Liga Champions. Hal itu menyebabkan Allegri dan Juventus berpisah pada akhir musim 2018-2019.
BACA JUGA: Allegri Benarkan Rencana Juventus Pulangkan Miralem Pjanic
Setelah itu, Allegri istirahat dari dunia kepelatihan selama dua tahun. Meski mendapatkan tawaran kedua dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2021, Allegri memilih untuk balik ke Juventus karena rasa cintanya.
Sekadar informasi, itu merupakan penolakan kedua Allegri terhadap tawaran melatih Madrid. Sebelumnya, juru taktik Italia itu menolak tawaran Madrid pada 2018 silam.
Kini, Allegri datang sebagai pengganti Andrea Pirlo yang gagal bersama Juventus di Liga Italia musim lalu. Bianconeri -julukan Juventus- finis keempat, sedangkan gelar juara Liga Italia musim lalu jatuh ke rival abadi mereka, Inter Milan.