Hormati PPKM Darurat, Pelatih Arema FC Rutin Tonton Telenovela

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 21:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 49 2441336 hormati-ppkm-darurat-pelatih-arema-fc-rutin-tonton-telenovela-VRqAqc9EgC.jpg Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida. (Foto: Istimewa)

MALANG – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, menghormati keputusan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan dari 3-20 Juli 2021.Bahkan, Eduardo mengaku sudah tak asing dengan kondisi ini.

Apalagi, di Portugal yang notabene asal negaranya, Eduardo Almeida pernah mengalaminya hampir dua minggu.

Eduardo Almeida

"Saya menghargai dan menghormati lokcdown kebijakan pemerintah. Ini bukan barang baru bagi saya, di Portugal pernah mengalami hal sama 15 hari bersama keluarga, hanya berada di rumah," ucap Eduardo Almeida.

Bagi pelatih berkebangsaan Portugal selama di rumah hampir 12 hari, aktivitas normalnya tentu memimpin latihan tim Arema FC. Di sisi lain, ia kerap kali memasak, menonton televisi, hingga film.

Pelatih berusia 43 tahun ini begitu hobi melihat film, bahkan setidaknya 3 jam sehari ia rutin menonton film-film kesukaannya, mulai film telenovela hingga film serial dari Prancis.

BACA JUGA: Mantan Penyerang Braga Carlos Fortes Ungkap Alasan Gabung Arema FC

"Tinggal di rumah lihat televisi, nonton film, memasak. Kemarin saya nonton telenovela Portugal. Kemarin baru menyelesaikan serial dari Prancis, sempat nonton serial telenovela Portugal 2 - 3 jam, mengisi waktu di rumah dengan nonton film," terangnya.

Satu aktivitas baru lainnya yang rutin ia jalani yakni memasak, pria berzodiak Aries ini kerap kali memasak makanan seperti spaghetti, kentang goreng, hingga kombinasi daging, yang memang ia sukai.

Eduardo Almeida

"Steak dengan beef, kentang goreng, spaghetti, tidak ada banyak pilihan yang saya masak, kombinasi itu-itu saja, tidak ada banyak pilihan," tuturnya.

Eduardo berharap masyarakat di Indonesia pada umumnya, dan masyarakat Malang pada khususnya agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas demi mengurangi angka terkonfirmasi positif Covid-19. Tak lupa Eduardo juga menitipkan doa kepada para tenaga kesehatan dan tenaga medis, yang menangani Covid-19.

"Kondisi ini tidak mudah bagi teman-teman yang ada di garda terdepan menangani covid di rumah sakit, atau yang kontak langsung dengan asien yang positif Covid-19. Saya berharap semua komponen yang ada bisa kuat, bersemangat, ini kondisi yang tidak mudah, kondisi yang sulit, saya berharap pandemi ini segera selesai, supaya semua dokter, perawat, hingga cleaning service di rumah sakit diberikan kekuatan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini