Parade Juara Piala Eropa 2020 Italia Bikin Masalah, Pejabat Kota Roma Marah

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 51 2440667 parade-juara-piala-eropa-2020-italia-bikin-masalah-pejabat-kota-roma-marah-D1tvG0RglH.jpg Parede Timnas Italia tuai masalah (Foto: Reuters)

ROMA – Pejabat Kota Roma, Matteo Piantedosi, murka dengan parade gelar juara Piala Eropa 2020 Tim Nasional (Timnas) Italia. Dia menyebut Federasi Sepakbola Italia (FIGC) telah melanggar janji perihal parade tersebut.

Timnas Italia menjuarai Piala Eropa 2020 setelah mengalahkan Inggris lewat drama adu penalti di Stadion Wembley, Senin 12 Juli 2021, dini hari WIB. Gli Azzurri –julukan Timnas Italia– pun meraih trofi Piala Eropa kedua mereka.

Parade Timnas Italia tuai masalah (Foto: Reuters)

Pasukan Roberto Mancini pun merayakan keberhasilan itu dengan mengelilingi Kota Roma menggunakan bus terbuka. Akan tetapi, itu melanggar aturan karena pemerintah setempat melarang adanya pertemuan massal dengan alasan pandemi Covid-19.

Piantedosi menyebut otoritas setempat telah melarang adanya parade bus terbuka tersebut. Akan tetapi, FIGC tetap melakukannya.

BACA JUGA: Hasil Lengkap Piala Eropa 2020 dari Fase Grup hingga Partai Puncak

“Kami telah menolak izin untuk merayakan kemenangan Italia di Piala Eropa dengan bus terbuka, tetapi perjanjian itu tidak dihormati,” ucap Piantedosi, dilansir dari Football Italia, Rabu (14/7/2021).

Piantedosi menegaskan tidak melarang Timnas Italia bersuka cita, tetapi dia menyayangkan cara merayakan prestasi itu. Dia ingin Timnas Italia merayakan dengan cara berbeda karena pandemi Covid-19 belum usai.

“Ya, tentu saja (boleh merayakannya), tapi dengan cara yang berbeda. Jumat lalu kami membentuk komite untuk ketertiban dan keamanan. Saya telah menyetujui kesepakatan dengan Menteri Dalam Negeri Luciana Lamorgese dan dengan Kepala Polisi Lamberto Giannini,” lanjut Piantedosi.

“Pertemuan itu justru untuk memutuskan apa yang harus dilakukan dan kami juga melibatkan langsung FIGC. Mereka (FIGC) meminta untuk mengizinkan para atlet tim nasional melakukan perjalanan keliling Roma dengan bus terbuka, tetapi sudah sangat jelas bahwa itu tidak mungkin. Kami mengatakan kami tidak bisa memberikan izin kepada mereka,” sambungnya.

Parade Timnas Italia tuai masalah (Foto: Reuters)

“Kami merasa itu bisa menjadi mediasi yang layak karena memungkinkan kami untuk mengendalikan kerumunan di satu tempat, juga memverifikasi bahwa orang-orang memakai masker seperti yang dipersyaratkan oleh keputusan yang berlaku ketika ada pertemuan,” ujar Piantedosi.

Namun, Gli Azzurri memutuskan untuk tidak mengikuti kesepakatan dengan melaksanakan perayaan di Piazza del Popolo. Mereka memilih melakukan parade bus terbuka dengan alasan orang-orang sudah memadati di jalanan Kota Roma.

“Mereka (FIGC) berpendapat sudah ada banyak orang di jalan-jalan. Dan para pemain memiliki niat yang kuat untuk melanjutkan perayaan dengan naik bus terbuka. Ada ribuan orang yang menuggu bus, melarangnya bisa menimbulkan masalah ketertiban umum,” tutup Piantedosi.

Kejadian ini diharapkan tidak menimbulkan lonjakan kasus Covid-19 di Italia. Sebab, gelar juara Piala Eropa 2020 akan terasa tidak berarti jika Italia kembali mengalami hal buruk, seperti pertengahan tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini