Perubahan Nasib Eder, dari Juara Piala Eropa Kini Jadi Tukang Angkat Trofi

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 21:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 51 2440191 perubahan-nasib-eder-dari-juara-piala-eropa-kini-jadi-tukang-angkat-trofi-0RV56QUH9x.jpg Ederzito Antonio Macedo Lopes. (Foto: Reuters)

NAMA Ederzito Antonio Macedo Lopes atau yang akrab disapa Eder tengah ramai dibicarakan. Hal ini terjadi usai pesepakbola asal Portugal itu hadir dalam final Piala Eropa 2020.

Pastinya, Eder tak hadir untuk bertanding. Sebab, laga final sendiri mempertemukan Timnas Inggris melawan Italia. Sekalipun Portugal yang lolos ke final Piala Eropa 2020, Eder takkan bermain karena dirinya tak dipanggil untuk memperkuat skuad Portugal.

Eder

Meski begitu, Eder tak hadir di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Senin 12 Juli 2021 dini hari WIB sebagai penonton semata. Dia bahkan mendapat tugas penting untuk membawwa trofi juara Piala Eropa 2020.

BACA JUGA: Kisah Malang Eder, Pembawa Trofi Juara di Final Piala Eropa 2020

Ya, Eder mendapat kehormatan untuk membawa trofi juara Piala Eropa 2020. Dia hadir di lapangan sebelum laga dimulai dan setelah Italia dipastikan keluar sebagai juara.

BACA JUGA: Cristiano Ronaldo Jadi Top Skor tapi Tak Masuk Skuad Terbaik Piala Eropa 2020, Efek Coca-Cola?

UEFA memberikan striker berusia 33 tahun itu kesempatan tersebut karena dirinya diketahui menjadi pahlawan kemenangan Portugal di final Piala Eropa edisi sebelumnya. Lewat gol tunggal Eder, Portugal keluar sebagai kampiun di Piala Eropa 2016 karena melibas Prancis dengan skor 1-0.

Golnya di menit ke-109 membuat dirinya bersama Cristiano Ronaldo dan pemain lain bisa berpesta di markas Prancis. Sebab, laga final kala itu digelar di Stadion Stade de France.

Meski mendapat kesempatan istimewa untuk hadir di final Piala Eropa 2020, sosok Eder tetap dipandang malang. Sebab, nasibnya berubah drastis kala hadir di malam final Piala Eropa edisi kali ini.

Jika di final Piala Eropa 2016, dia hadir sebagai pahlawan. Kini, pesepakbola kelahiran Bissau 22 Desember 1987 itu hanya datang sebagai tukang angkat trofi.

Eder

Hal yang makin membuat publik iba kepada Eder adalah statusnya yang tak bernaung di klub mana pun saat ini. Kontraknya di Lokomotiv Moskow tak diperpanjang akibat performanya yang menurun.

Di klub tersebut, Eder gagal bersinar cerah seperti kala tampil di final Piala Eropa 2016. Dari 120 penampilannya, dia hanya bisa mencetak 13 gol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini