5 Kejadian Unik di Piala Eropa 2008 hingga 2020, Nomor 1 Bikin Rugi Rp57 Triliun!

Amira Karin Khairana, Jurnalis · Selasa 13 Juli 2021 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 51 2439753 5-kejadian-unik-di-piala-eropa-2008-hingga-2020-nomor-1-bikin-rugi-rp57-triliun-W9GJKf3QFQ.jpg Cristiano Ronaldo sempat membuat heboh di Piala Eropa 2020. (Foto: REUTERS)

PIALA Eropa 2020 menjadi bentuk perayaan 60 tahun, setelah kejuaraan ini pertama digelar pada 1960. Dari tahun ke tahun, para pencinta sepak telah dikejutkan dengan kehebatan timnas-timnas besar ataupun kualitas pemain-pemain bintang dalam membobol gawang lawan dengan strategi dan taktik khas mereka.

Tentunya berbagai insiden tersebut telah mewarnai jalannya gelaran Piala Eropa yang diadakan secara konsisten setiap empat tahun sekali. Namun, turnamen ini juga telah menghadirkan sejumlah momen atau kejadian unik lainnya yang menjadi sorotan seluruh penggemar, tidak hanya dari Eropa saja melainkan dari seluruh dunia.

Berikut 5  kejadian unik di Piala Eropa 2008 hingga 2020:

5. Piala Eropa 2008 (Polandia Dirugikan Wasit)

Howard Webb

(Howard Webb, wasit laga Austria vs Polandia di Piala Eropa 2008)

Polandia yang telah unggul 1-0 dari Austria di matchday kedua Grup B Piala Eropa 2008, dirugikan keputusan Howard Webb, wasit asal Inggris, dengan alasan pelanggaran yang dilakukan Wasilewski setelah menarik kaos Sebastian Prodl di kotak terlarang.

Padahal dalam siaran ulang terlihat, tak ada kontrak antara Wasilewski dan Prodl. Akibat keputusan kontroversial ini, kredibilitas Howard Webb sebagai wasit papan atas sempat tercoreng.

Satu gol yang dicetak Ivica Vastic di pengujung pertandingan membuat skor sama kuat 1-1. Padahal, jika Polandia menang atas Austria, mereka memiliki peluang lolos ke perempatfinal Piala Eropa 2008.

4.  Piala Eropa 2012 (Jersey Biru Tak Selalu Bikin Hoki)

Timnas Italia

(Italia kalah dari Spanyol di final Piala Eropa 2012)

Berdasarkan kalender China, tahun 2000 adalah tahun naga logam yang berpapasan dengan momen Italia melaju ke final Piala Eropa 2000 menghadapi Prancis, di mana kedua tim sama-sama menjadikan warna biru sebagai warna utama jersey mereka.

Namun, Prancis membawa pulang Piala Eropa 2000 karena beruntung diizinkan menggunakan jersey berwarna biru.

Pada Final Piala Eropa 2012, bertepatan dengan berulangnya tahun naga air (12 tahun kemudian dari tahun 2000), Italia yang memakai kostum warna dasar biru justru kalah 0-4 dari Spanyol.

3. Piala Eropa 2016 (Baju Robek Granit Xhaka)

Granit Xhaka

Insiden unik menimpa Prancis dan Swiss pada matchday ketiga Grup A Piala Eropa 2016 silam, pada tanggal 20 Juni 2016. Jersey yang seharusnya menjadi komponen penting yang mendukung sang pemain dalam melakukan olahraga yang mengutamakan fisik, tampaknya dihiraukan oleh Puma sebagai produsen jersey Swiss.

Realitanya baju empat pemain Swiss sobek karena ditarik oleh lawan, dan Granit Xhaka harus mengganti bajunya sebanyak dua kali.

2. Piala Eropa 2020 (Rontoknya Prancis di 16 Besar)

Timnas Prancis

Peristiwa Swiss mengalahkan Prancis di babak 16 besar Piala Eropa 2020 membuktikan bahwa negara yang tidak memiliki sejarah kuat pun tetap mampu melawan tim-tim raksasa. Padahal, Timnas Prancis termasuk ke dalam salah satu tim yang berstatus unggulan pada Piala Eropa 2020, berhubung status mereka sebagai kampiun Piala Dunia 2018.

Prancis juga diprediksi mempunyai kualitas untuk menjatuhkan siapa saja, jika Didier Deschamps sebagai pelatih mampu membangkitkan performa pemainnya. Namun, Prancis justru kalah adu penalti dari Swiss.

Selain Prancis, tim-tim mapan yang berasal dari Grup F seperti Portugal dan Jerman juga kompak rontok di 16 besar. Portugal tumbang 0-1 dari Belgia, sedangkan Jerman dipermalukan Inggris 0-2.

1. Piala Eropa 2020 (Aksi Geser Botol Sponsor)

Cristiano Ronaldo

Pada Minggu 13 Juni 2021 malam WIB, Cristiano Ronaldo hadir di sesi konferensi pers jelang laga Hungaria vs Portugal di matchday pertama Grup F Piala Eropa 2020.

Sebelum memulai sesi konferensi pers, Cristiano Ronaldo dihadapkan dengan tiga botol yang ada di depannya, yakni satu botol air mineral dan dua botol minuman bersoda. Namun, karena Cristiano Ronaldo tidak menyukai minuman bersoda, ia pun menyingkirkan dua botol tersebut yang notabene sponsor utama Piala Eropa 2020!

Tak lama setelah itu, Cristiano Ronaldo mengangkat satu botol lainnya (air mineral) sambil berteriak “minum air”. Akibat aksi Cristiano Ronaldo di atas, saham produk sponsor Piala Eropa 2020 yang disingkirkan CR7 melorot USD4 miliar atau setara Rp57 triliun!

Sementara Paul Pogba, menggeser botol bir Heineken saat hadir di konferensi pers pascalaga Jerman vs Prancis di matchday pertama Grup F Piala Eropa 2020. Pogba melakukan aksi tersebut karena sebagai penganut Islam yang taat, ia tak mau dihadapkan dengan minuman beralkohol, minuman yang dilarang dalam agamanya.

Karena itu, UEFA pun membuat kebijakan setelah insiden Pogba. Ketika pemain muslim hadir di sesi konferensi pers, UEFA takkan menyajikan bir di hadapan sang pesepakbola.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini