Liga 1 2021 Ditunda, Ketua DPD RI Minta Masyarakat Legowo

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 16:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 49 2433923 liga-1-2021-ditunda-ketua-dpd-ri-minta-masyarakat-legowo-ykFCBLF8Rq.jpeg Ketua DPR RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Ist)

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung penuh keputusan PSSI dan PT LIB yang menunda kompetisi Liga 1 2021. Menurutnya, penundaan itu memang harus dilakukan karena menyangkut banyak orang.

Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini kasus yang terinfeksi virus corona semakin meningkat lagi. Gara-gara hal itu, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali mulai 3-20 Juli 2021.

Karena Pulau Jawa menjadi salah satu lokasi yang diberlakukan kegiatan PPKM Darurat tersebut, maka otomatis kompetisi Liga 1 2021 yang rencananya digelar pada 9 Juli 2021 harus ditunda untuk sementara waktu. Bagi LaNyalla, keputusan penundaan yang diambil oleh PSSI dan PT LIB itu sangatlah tepat.

Baca Juga: Liga 1 2021 Resmi Ditunda, Persib Hanya Bisa Pasrah

Ketua DPR RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti

LaNyalla sadar banyak masyarakat Indonesia yang rindu menyaksikan pertandingan sepakbola. Hal itu dapat dilihat dari turnamen pramusim Piala Menpora 2021 yang terjadi beberapa waktu yang lalu, di mana antusias yang diperlihatkan sungguh luar biasa.

Akan tetapi, LaNyalla meminta kepada masyarakat Indonesia, khususnya pencinta sepakbola Tanah Air untuk legowo dengan keputusan Liga 1 2021 ditunda sementara waktu. Ia mau semua ikhlas karena pilihan itu diambil untuk kepentingan banyak pihak agar terhindar dari penyebaran virus corona.

"Kita sebagai pecinta sepakbola tentu sangat kecewa dengan keputusan tersebut (ditundanya Liga 1 2021). Apalagi kita semua sangat merindukan kompetisi yang sudah vakum lebih dari setahun. Terlebih industri sepakbola ini menghidupi banyak orang. Tetapi saya harap semua menghormatinya, karena ada kepentingan lebih besar dari semua ini,” kata LaNyalla, dalam laporan yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (1/7/2021).

"Langkah PSSI dengan mengikuti arahan (BNPB untuk menunda Liga 1) tersebut sudah sangat tepat. Semua harus menyadari dan memahami situasi Covid-19 yang melanda bangsa kita. PSSI harus mendukung sepenuhnya upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi," tambahnya.

LaNyalla pun sadar persiapan Liga 1 2021 sebenarnya sudah hampir selesai dan tinggal melaksanakannya saja. Tapi, pandemi virus corona yang kasusnya kini kembali meningkat pada akhirnya menggagalkan rencana tersebut. Ia pun berharap pihak PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi bisa mengkoordinasikan semuanya dengan baik, terutama kepada pihak-pihak klub yang kini harus bersabar lagi untuk bermain.

Rencana awal Liga 1 2021

“Kita tahu sebenarnya persiapan Liga 1 2021 sudah memasuki tahap akhir. Persiapan teknis dan non teknis kabarnya sudah 80 persen. Sudah sangat siap dan tinggal menjalankan. Tetapi ada faktor-faktor di luar kuasa operator dan federasi yang membuat kompetisi harus ditunda kembali," sambung mantan Ketua Umum PSSI tersebut.

“Tren pandemi memang sedang naik. Kita semua harus mempunyai rasa empati untuk bersama-sama meredam virus tersebut supaya cepat selesai dan kondisi normal kembali, agar kompetisi bisa segera dijalankan. Itu harapan kita semua,” tutup LaNyalla.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini