SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengungkap apa saja yang akan dilakukan Federasi Sepakbola Indonesia. Hal itu setelah Tim Nasional (Timnas) Indonesia gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Timnas Indonesia hanya mendapatkan satu poin dalam delapan pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Akibatnya, skuad Garuda terbenam di dasar klasemen dan gagal lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Semakin ironis karena di saat bersamaan, Vietnam yang dulunya berada di bawah Timnas Indonesia, sanggup lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Hal ini menandakan adanya dekadensi performa Timnas Indonesia ketika negara-negara tetangga justru semakin maju.
“Kita sudah analisis, tim nasional kita kuat di level junior, U-16 dan U-19. Ketika masuk ke senior, itu tadi Evan Dimas ketinggalan dari seangkatannya yang mereka kalahkan di level U-19. Karena itu, banyak hal yang memang harus kita evaluasi. Direktur Teknik sudah menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada kita dan mulai kita jalankan,” kata Yunus Nusi.
Kiprah dan rencana Timnas Indonesia mengarungi SEA Games dan Piala AFF 2021 juga tak ketinggalan dibahas, termasuk target yang dicanangkan PSSI kepada sang pelatih, Shin Tae-yong.
Selain membahas nasib Timnas Indonesia ke depan, Special Dialogue kali ini juga mengulik tuntas isu naturalisasi yang ada di tubuh skuad Garuda. Mulai dari Ezra Walian yang akhirnya bisa Kembali memperkuat Timnas Indonesia, hingga wacana Sandy Walsh, pemain keturunan Belanda yang rencananya mendapat prioritas untuk dinaturalisasi.
Semua pertanyaan tersebut akan dijawab dalam Special Dialogue+, hasil kerjasama Okezone dan Sportstars yang mulai tayang Senin 28 Juni 2021 di Portal Okezone.com dan Sportstars.id
(Ramdani Bur)