5 Pemain Keturunan yang Bisa Bikin Lini Tengah Timnas Indonesia Makin Dahsyat

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 20 Juni 2021 10:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 51 2427973 5-pemain-keturunan-yang-bisa-bikin-lini-tengah-timnas-indonesia-makin-dahsyat-gSXGJBG9m8.jpg Tijjani Reijnders saat bela AZ Alkmaar. (Foto: Instagram/@tijjanir)

SEBANYAK lima pemain keturunan bisa membuat lini tengah Tim Nasional (Timnas) Indonesia makin dahsyat. Sebab, nama-nama di bawah ini memiliki pengalaman yang memukau bersama klub masing-masing saat mentas di lini sentral.

Setelah hancur lebur di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Timnas Indonesia membutuhkan pemain tambahan yang mumpuni di lini sentral, dan dapat dipertimbangkan PSSI untuk dinaturaliasi. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?

Berikut 5 pemain keturunan yang bisa bikin lini tengah Timnas Indonesia makin dahsyat:

5. Kevin Diks

Kevin Diks

Kevin Diks saat ini berstatus pemain Fiorentina (Liga Italia), namun tengah dipinjamkan ke klub asal Denmark, Aarhus GF hingga 30 Juni 2021. Ia memang fasih dimainkan sebagai fullback kanan, namun, Kevin Diks dapat diandalkan di posisi gelandang bertahan.

Dalam pola 4-2-3-1 racikan Shin Tae-yong, Kevin Diks dapat diperankan di posisi gelandang double pivot, berduet dengan Marc Klok atau Evan Dimas. PSSI pun tak perlu membujuk Kevin Diks menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), mengingat yang bersangkutan sudah tertarik mendapatkan status tersebut.

4. Kelana Mahessa

Kelana Mahessa

Kelana Mahessa saat ini turun bersama Bonner SC, klub yang turun di kasta kelima Liga Jerman. Tinggi badannya yang menjulang (182 sentimeter), plus ketenangannya dalam mengontrol lini tengah, membuat Kelana Mahessa dapat diberdayakan.

BACA JUGA: 5 Pemain Keturunan yang Baru-Baru Ini Nyatakan Siap Gabung Timnas Indonesia

Ia pun sudah mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia medio Oktober 2020 dan mendapat pujian dari Shin Tae-yong. Karena itu, Timnas Indonesia sangat diuntungkan jika menarik Kelana Mahessa yang mempunyai darah Indonesia dari sang ayah.

3. Tijjani Reijnders (AZ Alkmaar)

Tijjani Reijnder

Tijjani Reijnders yang mempunyai darah Maluku merupakan gelandang AZ Alkmaar, klub yang turun di kasta tertinggi Liga Belanda. Bersama AZ musim ini, Tijjani Reijnders turun dalam 22 pertandingan Liga Belanda.

Benar, Tijjani Reijnders pernah membela Timnas Belanda U-20. Namun, merujuk kepada pengalaman Ezra Walian, Indonesia masih mempunyai peluang menaturalisasi gelandang 22 tahun tersebut.

2. Gaston Salasiwa (MVV Maastricht)

Gaston Salasiwa

Gaston Salasiwa memang biasa mentas sebagai fullback kiri. Dari 38 laga Eerste Divisie 2020-2021 bersama sang klub yakni MVV Maastricht, Gaston Salasiwa turun 34 kali sebagai fullback kiri.

Namun, di empat pertandingan di antaranya, pemain 32 tahun ini diturunkan sebagai gelandang. Kontrak Gaston Salasiwa bersama sang klub berakhir pada 30 Juni 2021. Jika tak diperpanjang, Gaston Salasiwa berstatus tanpa klub pada 1 Juli 2021. Ada yang tertarik rekrut Gaston Salasiwa, klub Indonesia?

1. Gilles Joanes (NAC Breda U-18)

Gilles Joanes

Berbeda dengan nama-nama lain, Gilles Joanes merupakan pemain termuda. Masih berusia 18 tahun, Gilles Joanes membela skuad U-18 NAC Breda.

Klub yang diperkuat Gilles saat ini berkompetisi di Liga Belanda Junior atau yang bernama U-18 Div. 2 Fall. Memiliki postur tubuh yang mumpuni, Gilles Joanes merupakan gelandang jangkar yang memiliki keunggulan dalam hal duel udara.

Ia juga terbiasa bermain menjaga kedalaman dan mengatur tempo permainan. Hal itu berarti secara usia, Gilles Joanes masih dapat diandalkan untuk Timnas Indonesia U-19 dan U-22.

Jadi dari lima nama di atas, mana yang akan dinaturalisasi PSSI?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini