5 Poin Penting Timnas Italia Hantam Turki di Laga Perdana Piala Eropa 2020

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 12 Juni 2021 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 51 2424028 5-poin-penting-timnas-italia-hantam-turki-di-laga-perdana-piala-eropa-2020-vxU3V6WXNI.jpg Ciro Immobile mencetak gol ke gawang Turki. (Foto/Reuters)

TIMNAS Italia meraih tiga poin usai menghantam Turki pada laga perdana Piala Eropa 2020. Berlaga di Stadion Olimpico, Roma, Timnas Italia meraih kemenanan dengan skor 3-0, Sabtu (12/6/2021).

Italia memecahkan kebuntuan pada menit ke-53 setelah Merih Demiral membuat gol bunuh diri. Dua gol Italia lainnya disumbang Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne.

Selain gol, ada sejumlah poin yang mesti disimak dalam laga Turki melawan Italia. Berikut lima ponting pada laga perdana penyisihan Grup A Piala Eropa 2020 tersebut menyadur Sporstkeeda:

5. Ugurcan Cakir Rusak Penampilan Impresif dengan Kesalahan

Ugurcan Cakir menunjukkan kelasnya dengan tampil meyakinkan di bawah mistar gawang untuk Turki. Namun, kesalahannya saat melawan Italia membuat pertandingan berakhir dengan catatan buruk.

Foto/Reuters

Ia sempat melakukan penyelamatan gemilang saat menepis sundulan bek gaek Italia, Giorgio Chiellini. Gawangnya juga aman hingga babak pertama usai.

Hanya saja, setelah dua gol Italia, Cakir membuat kesalahan. Dia melakukan umpan yang ceroboh membuat Insigne berhasil menjebol gawang Turki usai menerima umpan Ciro Immobile.

Baca juga: Hajar Turki 3-0 di Piala Eropa 2020, Bukti Mancini Ubah Permainan Timnas Italia yang Membosankan

Baca juga: Italia Bantai Turki 3-0, Spinazzola: Permainan Kami Luara Biasa!

4. Sayap Kiri Italia Mematikan

Lini serang kiri Italia di pentas Piala Eropa edisi kali ini sangat merepotkan Turki. Digagas Leonardo Spinazzola sebagai bek kiri dan Lorenzo Insigne di sayap, Italia menggempur pertahanan Turki dengan gelombang serangan.

Foto/Reuters

Insigne bisa dibilang sebagai pemain terbaik di lapangan. Namun, Spinazzola terpilih menjadi Pemain Terbaik pada laga tersebut.

3. Italia Mencatatkan Kemenangan Berturut-turut

Di bawah Roberto Mancini, Timnas Italia berubah. Tim berjuluk Azzurri tak lagi memainkan sepakbola pragmatis dan bertahan yang cenderung membosankan.

Hasilnya, permainan Timnas Italia sangat memanjakan mata dan pola serangan lebih dinamis. Pertahanan mereka juga tetap tangguh. Terakhir kali mereka kebobolan gol pada Oktober 2020 ketika gelandang Belanda, Donny van de Beek mencetak gol dalam laga 1-1 di UEFA Nations League.

Foto/Reuters

2. Turki Kedodoran di Babak Kedua

Timnas Italia sedari awal pertandingan sudah menggempur lini pertahanan Turki. Namun, upaya mereka selalu kandas karena pasukan besutan Senol Gunes sanat solid menjaga lini belakang mereka.

Seiring berjalannya pertandingan, ketidakdisiplinan Turki akhirnya muncul. Mereka kebobolan lewat umpan silang Berardi yang gagal diantisipasi baik oleh Demiral, membuat bola bergulir ke gawang Turki pada menit 53.

Setelah gol pertama, pertahanan Turki terus goyah. Tim Bulan Sabit dan Bintang akhirnya kebobola dua gol lagi lewat Immobile dan Insigne.

1. Italia Berubah di Bawah Mancini

Mancini yang melatih Italia setelah gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018, berhasil mengubah tim yang sebelumnya membosankan dan gampang ditebak menjadi unit yang ampuh yang melancarkan serangan. Timnas Italia besutannya bermain atraktif dengan mengandalkan tiga sektor yang disokong gelandang yang kreatif dan pertahanan yang tangguh.

Mancini meninggalkan gaya konservatif Italia yang mendahulukan main aman. Dia membuat timnya dengan pendekatan berdasarkan umpan-umpan satu sentuhan yang tajam sampai kemudian bisa mengamankan 10 kemenangan berturut-turut dalam fase kualifikasi dan menghasilkan 37 gol tapi serta cuma kebobolan empat gol.

Foto/Reuters 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini