5 Fakta Chelsea Juara Liga Champions 2020-2021 Usai Kalahkan Manchester City

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 30 Mei 2021 04:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 261 2417390 5-fakta-chelsea-juara-liga-champions-2020-2021-usai-kalahkan-manchester-city-XJIV7rCW6y.jpg Chelsea juara Liga Champions 2020-2021. (Foto: REUTERS/Michael Steele)

CHELSEA juara Liga Champions 2020-2021 setelah mengalahkan Manchester City 1-0 dalam laga final yang dilangsungkan di Estadio Do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. Gol tunggal Chelsea dalam laga ini dilesakkan Kai Havertz pada menit 42.

Ini merupakan trofi Liga Champions kedua Chelsea setelah sebelumnya menyabet gelar serupa pada 2011-2012. Kelar pertandingan, sejumlah fakta pun tercipta. Apa saja?

Berikut 5 fakta Chelsea juara Liga Champions 2020-2021:

5. Dominasi Pelatih Jerman

Thomas Tuchel

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, melanjutkan dominasi pelatih Jerman di Liga Champions. Dalam tiga musim terakhir, pelatih asal Jerman selalu membawa sang tim mengangkat trofi si Kuping Besar.

Rentetan itu dimulai Jurgen Klopp bersama Liverpool pada 2018-2019. Kemudian dilanjutkan Hansi Flick bareng Bayern Munich 2019-2020 dan Thomas Tuchel (Chelsea, 2020-2021).

4. Kai Havertz Pemain Termuda

Kai Havertz

Kai Havertz menjadi pemain termuda kedua Jerman yang mencetak gol di final Liga Champions 2020-2021 (21 tahun 352 hari). Kai Havertz hanya kalah dari Lars Ricken (20 tahun 322 hari) yang mencetak gol saat Dortmund menang 3-1 atas Juventus di final Liga Champions 1996-1997.

 BACA JUGA: Hasil Final Liga Champions: Kalahkan Man City, Chelsea Juara Liga Champions 2020-2021

3. Roman Abramovich

Roman Abramovich

Kehadiran Roman Abramovich pada 2003 mengubah nasib Chelsea. The Blues yang awalnya hanya sekadar penghuni papan tengah Liga Inggris, semenjak dikuasai Abramovich jadi akrab dengan trofi Eropa.

Semenjak dipegang Abramovich, Chelsea memenangkan empat gelar mayor di kompetisi antarklub Eropa. Sebut saja gelar Liga Champions 2011-2012 dan 2020-2021, serta Liga Eropa 2012-2013 dan 2018-2019.

2. Ulangi 2011-2012

Roberto Di Matteo

(Di Matteo bawa Chelsea juara Liga Champions 2011-2012)

Chelsea mengulangi sukses pada 2011-2012. Saat itu di pertengahan musim, mereka memutuskan memecat sang pelatih, Andre Villas-Boas dan kemudian menjadikan Roberto Di Matteo sebagai pelatih. Hebatnya, pelatih asal Italia itu membantu Chelsea juara Liga Champions 2011-2012.

Sementara musim ini, Chelsea memecat Frank Lampard di pertengahan musim dan kemudian mengangkat Thomas Tuchel. Sama seperti 2011-2012, Chelsea keluar sebagai juara Liga Champions.

1. Aksi Kai Havertz

Kai Havertz

Gol ke gawang Manchester City merupakan gol pertama Kai Havertz di Liga Champions. Hebatnya, Kai Havertz mengemas gol perdana di Liga Champions langsung di partai final.

Sebelum Kai Havertz, sosok yang pernah melakukan hal serupa adalah Ilkay Gundogan. Gundogan mencetak gol pertamanya saat Borussia Dortmund bertemu Bayern Munich di final Liga Champions 2012-2013. Sayangnya, Dortmund kalah 1-2 dari Bayern Munich.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini