Manchester United Kalah dari Villarreal di Final Liga Eropa 2020-2021, Rashford Menangis

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Kamis 27 Mei 2021 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 51 2415996 manchester-united-kalah-dari-villarreal-di-final-liga-eropa-2020-2021-rashford-menangis-JCcnSomCOb.jpg Marcus Rashford menangis setelah Man United kalah dari Villarreal di final Liga Eropa 2020-2021. (Foto: REUTERS/Kacper Pempel)

GDANSK Marcus Rashford tak bisa menahan tangis setelah Manchester United kalah dari Villarreal di final Liga Eropa 2020-2021, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB. Penyerang Timnas Inggris ini pun tak bisa menahan kekecewaanya setelah harus rela melihat Manchester United tumbang dari Villarreal.

Manchester United kalah dari Villarreal via adu penalti dengan skor 10-11 di final Liga Eropa 2020-2021. Sebelumnya di waktu normal, skor sama kuat 1-1. Gol Villarreal dikemas Gerard Moreno pada menit 29, sedangkan Manchester United dicetak Edinson Cavani (55’).

Manchester United

Sementara itu, kiper Manchester United, David de Gea, menjadi pesakitan karena menjadi satu-satunya pemain yang gagal mengeksekusi penalti. Rashford pun mengaku sangat kecewa kelar pertandingan.

Apalagi ini menjadi kesempatan terakhir mereka mengakhiri musim ini dengan trofi. Hal itu membuatnya begitu terpukul, setelah bekerja keras sepanjang musim.

“Sungguh mengecewakan. Sulit untuk menggambarkan perasaan di dalam diri. Kami datang untuk menang dan bekerja keras sepanjang musim. Ini adalah peluang kami mendapat trofi, tetapi tak terwujud karena apa pun alasannya,” kata Rashford dikutip BT Sports.

BACA JUGA: Solskjaer dan Bruno Fernandes Menangis, Begini Kondisi Ruang Ganti Manchester United Usai Kalah dari Villarreal

Meski kecewa, penyerang berusia 23 tahun tersebut bertekad untuk belajar dari pertandingan ini. Dia ingin mencari apa yang membuat mereka terpeleset dan bangkit.

Marcus Rashford tidak mau membiarkan hasil minor yang didapatkan ini membuat mereka terpuruk. Dia bertekad untuk menjadikannya pembelajaran untuk menghadapi musim depan.

Manchester United

“Kami harus menyingkirkan kekecewaan ini. Kami harus melihat kembali pertandingan ini dan mencari apa yang salah. Tim ini tidak akan menyerang. Pelatih tak membiarkan kami untuk menyerah. Kami akan menghadapi musim depan dengan tekad besar,” ujarnya.

Akibat kegagalan ini, Manchester United gagal merebut satu pun trofi musim ini. Bagaimana nasib Solskjaer setelah kegagalan di atas?

Akankah Solskjaer akan dipecat? Kebetulan, pelatih jempolan macam Antonio Conte, Massimiliano Allegri hingga Zinedine Zidane berstatus tanpa klub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini