5 Pemain Persib Bandung yang Rasakan Pahitnya Terdegradasi, Ada Eks Personel Timnas Indonesia

Annisa Nurinsani, Jurnalis · Sabtu 08 Mei 2021 09:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 08 49 2407571 5-pemain-persib-bandung-yang-rasakan-pahitnya-terdegradasi-ada-eks-personel-timnas-indonesia-c3Yc1CGzww.jpg Persib Bandung saat turun di Liga 1 2020. (Foto: Persib.co.id/Rivan Mandala)

PERSIB Bandung dihuni pemain-pemain berkualitas, mulai dari kiper hingga depan. Tak jarang di skuad Tim Nasional (Timnas Indonesia), selalu ada personel Persib Bandung di semua posisi skuad Garuda.

Namun, dalam perjalanannya merebut status bintang, pemain Persib Bandung merasakan sejumlah kegetiran dalam kariernya. Hal itu termasuk merasakan pahitnya terdegradasi, alias sang klub mengalami penurunan kasta. Lantas, siapa saja pemain Persib Bandung yang dimaksud?

Berikut 5 pemain Persib Bandung yang rasakan pahitnya terdegradasi:

3. Esteban Vizcarra

Esteban Vizcarra

(Foto: Persib.co.id)

Pemain berdarah Argentina yang sudah jadi WNI ini merasakan degradasi ketika memperkuat Sriwijaya FC pada musim 2018. Saat itu, Sriwijaya FC menempati peringkat ke-17 klasemen akhir dengan hanya mengantongi 39 poin.

Sriwijaya FC turun kasta bersama Mitra Kukar dan klub legendaris PSMS Medan. Yang membuatnya lebih pelik, Esteban Vizcarra merasakan timnya degradasi saat laga pamungkas melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 9 Desember 2018.

Arema dan Stadion Kanjuruhan sendiri cukup berkesan bagi Vizcarra. Sebab, ia pernah jadi bagian Arema dan akrab dengan Stadion Kanjuruhan.

BACA JUGA: Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Bos Persib Bandung: Kami Menolak!

Selepas timnya degradasi, Esteban Vizcarra yang pernah memperkuat Timnas Indonesia melanjutkan kariernya bersama Persib Bandung. Ia direkrut saat Persib Bandung diarsiteki Miljan Radovic. Setelah posisi pelatih berganti ke sosok Robert Alberts, gelandang serang itu tetap jadi bagian Persib hingga kini.

2. Teja Paku Alam

Teja Paku Alam

(Foto: Persib.co.id)

Sama seperti Esteban Vizcarra, Teja juga merasakan degradasi ketika memperkuat Sriwijaya FC. Musim berikutnya, pada 2019, Teja Paku Alam kembali merasakan degradasi bersama Semen Padang.

Di musim 2020, Teja Paku Alam diboyong ke Persib Bandung usai menarik minat pelatih Robert Alberts. Di klub berjuluk 'Maung Bandung, Teja harus bersaing memperebutkan posisi kiper utama bersama I Made Wirawan. Ada juga sosok Dhika Bayangkara yang siap menyalip sebagai kiper utama.

1. Trio PSMS (Frets Butuan, Abdul Aziz, dan Erwin Ramdani)

Frets Butuan

(Frets Butuan, pemain andalan Persib Bandung. (Foto: Persib.co.id)

PSMS Medan merasakan pahitnya degradasi pada kompetisi musim 2018. Selepas degradasi, Persib Bandung memboyong tiga pemain dari klub berjuluk 'Ayam Kinantan' tersebut, yaitu Frets Butuan, Abdul Aziz, dan Erwin Ramdani

Frets sendiri jadi pilar penting Persib sejak awal kedatanganya ke Persib. Bahkan, di Piala Menpora 2021, Frets selalu dipercaya mengisi satu slot utama di sektor penyerangan.

Kemampuan Frets cukup diandalkan pelatih Robert Alberts karena bisa dimainkan di beberapa posisi, mulai dari sayap, second striker, hingga striker.

Sedangkan Abdul Aziz dan Erwin Ramdani harus bolak-balik ke tim utama dan pelapis. Sebab, persaingan di sektor tengah Persib sangat ketat.

Sebelum bermain untuk PSMS, Abdul Aziz pernah tergabung di Persiba Balikpapan dan Pusamania Borneo FC. Sementara Erwin pernah bermain untuk PSGC Ciamis di Liga 2 dan PS TNI.

Berbeda dengan Frets, Abdul Aziz dan Erwin Ramdani bukan sosok asing bagi Persib. Sebab, keduanya pernah sama-sama bermain di tim junior Persib.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini