Pemain Senior Persib Bandung Tak Dapat Jaminan Starter, Kenapa?

Annisa Nurinsani, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 49 2407211 pemain-senior-persib-bandung-tak-dapat-jaminan-starter-kenapa-qCpgDSD0yo.jpg Persib Bandung saat turun di Piala Menpora 2021. (Foto: PT LIB)

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Rene Alberts, mengatakan tak ada status senior dan junior di timnya. Jika si pemain masih berusia muda dan mempunyai kualitas, pelatih Robert Rene Alberts takkan segan memainkannya sebagai personel utama.

Begitu juga sebaliknya. Juru taktik asal Belanda ini mengatakan, takkan segan mencadangkan pemain senior berlabel bintang jika tak dalam kondisi terbaik.

Beckham Putra

(Beckham Putra, gelandang muda yang jadi andalan Persib. (Foto: Persib.co.id)

"Baik pemain muda dan senior, tidak peduli siapa, semua statusnya sama," kata Robert.

Menurut pria asal Belanda itu, di tim Persib Bandung tak ada pemain berstatus sebagai tim inti permanen. Semua punya kans untuk dimainkan dan dicadangkan.

Apalagi, pemain muda Persib juga punya kemampuan istimewa dalam pandangannya. Sehingga, ia punya kedalaman skuad yang bagus karena kemampuan pemain muda dan senior tak begitu jomplang.

Pemain muda dan senior juga punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. Hal itu akan memudahkannya untuk menentukan komposisi utama yang pas sesuai strategi ketika Persib bertanding.

BACA JUGA: Coret Farshad Noor, Persib Bandung Dapat Kode dari Gelandang Timnas Kyrgyzstan Farkhat Musabekov

"Itu harmonisasi yang bagus di tim dan bagian dari budaya Bandung, budaya di Persib," jelas Robert.

Ia pun mengklaim iklim kompetitif dan obyektif yang dibangunnya di Persib membuat situasi tim menjadi kondusif. Di satu sisi, pemain senior dipacu untuk tampil apik karena posisinya bisa kapan saja tergusur pemain muda.

Robert Rene Alberts

(Pelatih Persib, Robert Alberts. (Foto: Persib.co.id)

Sebaliknya, di saat yang sama, pemain muda diberi keleluasaan untuk menampilkan performa apik, baik dalam latihan maupun pertandingan. Sehingga, iklim kompetitif senior-junior dinilai bagus untuk membuat tim jadi lebih kuat.

"Itu yang membuat para pemain muda yang bergabung ke dalam tim merasa nyaman," tutur Robert.

Sementara dengan banyaknya pemain muda, ia tak khawatir jika ada regulasi soal pemain yang akan diberlakukan di Liga 1 mendatang. Sebab, pemain muda yang ada di skuat Persib mayoritas sudah siap tempur dan layak bermain di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia.

Persiapan matang dilakukan Persib Bandung jelang turun di Liga 1 2021. Setelah finis runner-up di Piala Menpora 2021, Persib Bandung memburu gelar juara Liga 1 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini